bytedaily
Minggu, 12 Juli 2026 - 16:14 WIB

Enam Perusahaan Baru Melantai di Bursa, IHSG Ditutup di Level 5.924

Redaksi 12 Juli 2026 1 views
Enam Perusahaan Baru Melantai di Bursa, IHSG Ditutup di Level 5.924
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa sebanyak enam perusahaan telah melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di pasar modal selama periode 6 hingga 10 Juli 2026. Seiring dengan aktivitas pencatatan emiten baru tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat tipis dan ditutup pada level 5.924.

Keenam perusahaan yang resmi menjadi emiten baru di BEI adalah PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), dan PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS). Informasi ini disampaikan oleh BEI dalam keterangan resminya pada Ahad (12/7/2026).

Pada Selasa (7/7/2026), PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) menjadi perusahaan tercatat ke-2 dan ke-3 di BEI pada tahun 2026. JELI, yang dikenal dengan merek INACO, bergerak di industri makanan dan minuman dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp 239,40 miliar dengan pencatatan saham di papan pengembangan. Sementara itu, JECX, yang bergerak di bidang layanan rumah sakit spesialis mata, mencatatkan sahamnya di papan utama dengan total dana terkumpul Rp 609,97 miliar.

Selanjutnya, pada Rabu (8/7/2026), seremoni pembukaan perdagangan dilakukan oleh PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), yang masing-masing menjadi perusahaan tercatat ke-4 dan ke-5 di BEI tahun ini. BACH, penyedia solusi energi dan infrastruktur telekomunikasi terintegrasi, mencatatkan sahamnya di papan utama dengan dana yang dihimpun Rp 271,83 miliar. EMMI, perusahaan penyedia solusi alat kesehatan sejak tahun 2000, berfokus pada perdagangan besar peralatan medis dan berhasil mengumpulkan dana Rp 245,74 miliar di papan pengembangan.

Pada Kamis (9/7/2026), giliran PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) mencatatkan saham perdananya di papan pengembangan BEI. PRDL, bagian dari Prodia Group yang bergerak di bidang produksi dan perakitan alat kesehatan diagnostik in vitro, menjadi perusahaan tercatat ke-6 di BEI tahun 2026 dengan total dana yang dihimpun sebesar Rp 62,74 miliar.

Puncak aktivitas pencatatan emiten baru terjadi pada Jumat (10/7/2026) dengan PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) yang melakukan seremoni pencatatan perdana saham. RANS, yang bergerak di sektor barang konsumen non-primer dengan subindustri hiburan & film, resmi mencatatkan sahamnya di papan pengembangan sebagai Perusahaan Tercatat ke-7 di BEI tahun 2026 dan berhasil menghimpun dana sebesar Rp 429,25 miliar.

Selain pencatatan enam emiten baru, BEI juga meluncurkan fitur baru IDX Mobile pada pekan yang sama. Pada Jumat (10/7/2026), BEI merilis tiga sub-fitur baru pada fitur Listed Company Disclosure di aplikasi IDX Mobile, yaitu informasi Share Ownership, Free Float, dan High Shareholding, sebagai bagian dari pengembangan untuk menyajikan informasi yang lebih komprehensif.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.