bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 10:35 WIB

FAA Mulai Kenakan Biaya Tol untuk Peluncuran Roket Komersial di Amerika Serikat

Redaksi 05 Mei 2026 10 views
FAA Mulai Kenakan Biaya Tol untuk Peluncuran Roket Komersial di Amerika Serikat
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat akan mulai memungut biaya tol untuk setiap peluncuran roket antariksa yang disertifikasi, yang mencakup hampir seluruh peluncuran komersial di negara tersebut. Biaya ini ditetapkan sebesar $0,25 per pon muatan (payload), dengan batas maksimal awal $30.000 per peluncuran.

Meskipun jumlah ini terkesan kecil jika dibandingkan dengan biaya jutaan dolar untuk penerbangan antariksa, pungutan ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan signifikan bagi badan pemerintah yang mengatur peluncuran roket. Pungutan ini diotorisasi melalui "One Big Beautiful Bill Act" (OBBBA) yang ditandatangani Presiden Donald Trump tahun 2025, dan mulai berlaku efektif pada awal 2026.

Kantor Transportasi Luar Angkasa Komersial FAA (AST) bertugas menerbitkan izin peluncuran, memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan, lingkungan, dan hukum lainnya. Namun, jumlah staf AST tidak bertambah selama bertahun-tahun, sementara jumlah peluncuran terus meningkat pesat. Hal ini menyulitkan AST untuk menerbitkan izin sesuai permintaan.

Sebagai respons terhadap tantangan ini, OBBBA juga memungkinkan kenaikan biaya tol secara bertahap. Pada tahun 2033, biaya tol akan naik menjadi $1,50 per pon muatan, dengan batas maksimal $200.000. Setelah itu, biaya tol akan disesuaikan dengan inflasi, yang diperkirakan akan menghasilkan puluhan juta dolar per tahun.

Pemberlakuan biaya tol ini merupakan perubahan dari kebijakan sebelumnya yang memberikan keringanan bagi industri luar angkasa komersial yang masih berkembang. Kini, dengan semakin berkembangnya industri tersebut, termasuk rencana penawaran umum perdana (IPO) SpaceX yang diperkirakan bernilai tertinggi dalam sejarah, pemerintah mulai menerapkan mekanisme pungutan serupa dengan yang diterapkan pada industri penerbangan, di mana setengah dari anggaran FAA berasal dari biaya yang dibebankan kepada maskapai penerbangan.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.