bytedaily - Mundurnya tim nasional Iran dari kualifikasi Piala Dunia 2026 memunculkan spekulasi mengenai penggantinya. Mantan pejabat FIFA, James Kitching, menyatakan bahwa badan sepak bola dunia tersebut memiliki keleluasaan penuh dalam menunjuk tim pengganti, bahkan tidak harus berasal dari konfederasi Asia.
Kitching, yang pernah menjabat sebagai Direktur Regulasi Sepak Bola FIFA, menjelaskan bahwa tidak ada aturan spesifik yang mengikat FIFA dalam kasus pengunduran diri tim. Hal ini memberikan mereka opsi untuk menunjuk negara mana pun untuk mengisi slot yang ditinggalkan Iran, atau bahkan tidak mengisi slot tersebut sama sekali.
Keputusan Iran untuk menarik diri dari turnamen tersebut dilaporkan dipicu oleh eskalasi konflik antara Irak dengan pasukan Amerika Serikat dan Israel, serta serangan udara yang mengakibatkan tewasnya pemimpin tertinggi Iran. Pernyataan Kitching ini membuka kemungkinan bahwa pemilihan tim pengganti akan didasarkan pada pertimbangan FIFA di luar kerangka geografis konfederasi.