bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Indonesia Tak Termasuk Wilayah Pengamatan

Redaksi 02 Agustus 2026 8 views
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Indonesia Tak Termasuk Wilayah Pengamatan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) yang spektakuler diprediksi akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Peristiwa astronomi ini akan dapat disaksikan di beberapa lokasi di dunia, termasuk Greenland, Islandia, serta wilayah utara Spanyol dan timur laut Portugal.

Namun, masyarakat di Indonesia tidak akan dapat menyaksikan gerhana matahari total secara langsung. Sebagai gantinya, warga Indonesia dapat mengikuti jalannya fenomena ini melalui siaran langsung daring yang diselenggarakan oleh lembaga antariksa internasional seperti NASA.

Peristiwa GMT pada 12 Agustus 2026 ini memiliki catatan sejarah tersendiri, karena merupakan gerhana matahari total pertama yang terlihat dari daratan Spanyol sejak tahun 1905. Selain itu, ini juga menjadi gerhana pertama dari rangkaian tiga gerhana matahari yang akan melintasi Spanyol hingga tahun 2028.

Carole Mundell, Direktur Sains Badan Antariksa Eropa (ESA), menyatakan bahwa gerhana matahari total adalah momen langka yang memungkinkan banyak orang untuk bersama-sama menyaksikan keajaiban alam semesta. Menurutnya, fenomena ini menghubungkan manusia dengan alam semesta dan mengingatkan akan dorongan untuk menjelajah dan memahami.

NASA juga menginformasikan bahwa gerhana matahari total berikutnya diperkirakan akan melintasi wilayah selatan Spanyol, Afrika Utara, Arab Saudi, dan Yaman pada 2 Agustus 2027. Jalur totalitas gerhana pada Agustus 2026 sendiri akan membentang sepanjang 8.300 kilometer, dimulai dari pesisir Arktik sekitar pukul 13.00 ET, melintasi dekat Kutub Utara, sebelum menuju Greenland, Islandia, Portugal, dan Spanyol bagian utara.

Durasi totalitas gerhana diperkirakan akan bervariasi, di mana pengamat di Greenland dapat menyaksikan fase totalitas lebih dari dua menit, sementara di Spanyol utara durasinya diperkirakan hanya sekitar 20 detik. Gerhana ini akan melintasi Galicia dan Kepulauan Balearic di Spanyol menjelang matahari terbenam.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.