bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 21:25 WIB

Google Cloud Luncurkan Dua Chip AI Generasi Baru untuk Saingi Nvidia

Redaksi 23 April 2026 9 views
Google Cloud Luncurkan Dua Chip AI Generasi Baru untuk Saingi Nvidia
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Google Cloud pada Rabu (tanggal tidak disebutkan dalam sumber) mengumumkan peluncuran generasi kedelapan dari chip kecerdasan buatan (AI) buatan mereka, atau dikenal sebagai tensor processing units (TPUs). Chip baru ini akan dibagi menjadi dua jenis: TPU 8t yang dirancang khusus untuk pelatihan model AI, dan TPU 8i yang ditujukan untuk proses inferensi, yaitu penggunaan model AI secara berkelanjutan setelah pengguna mengirimkan permintaan.

Perusahaan mengklaim bahwa chip TPU generasi baru ini menawarkan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Disebutkan bahwa pelatihan model AI dapat berjalan hingga tiga kali lebih cepat, dengan peningkatan performa per dolar sebesar 80%. Selain itu, chip ini mampu mengintegrasikan lebih dari satu juta TPU untuk bekerja bersama dalam satu kluster. Peningkatan ini diharapkan menghasilkan komputasi yang lebih besar dengan konsumsi energi dan biaya yang lebih rendah bagi pelanggan.

Meskipun demikian, chip AI buatan Google ini belum menjadi ancaman langsung bagi dominasi Nvidia. Seperti halnya raksasa cloud lainnya seperti Microsoft dan Amazon, Google akan menggunakan chip ini sebagai pelengkap sistem berbasis Nvidia yang sudah ada dalam infrastruktur mereka, bukan sebagai pengganti total. Google bahkan berencana untuk menyediakan chip terbaru Nvidia, Vera Rubin, di platform cloud mereka pada akhir tahun ini.

Para analis memprediksi bahwa di masa depan, penyedia layanan cloud besar yang mengembangkan chip AI sendiri seperti Amazon, Microsoft, dan Google mungkin akan mengurangi ketergantungan pada Nvidia seiring dengan perpindahan kebutuhan AI perusahaan ke platform cloud mereka dan adaptasi aplikasi ke chip-chip baru ini. Namun, untuk saat ini, Nvidia masih menjadi pemain dominan di pasar chip.

Patrick Moorhead, seorang analis pasar chip terkemuka, pernah memprediksi pada tahun 2016 bahwa chip TPU Google dapat menjadi tantangan bagi Nvidia dan Intel, namun prediksi tersebut belum terbukti seiring dengan pertumbuhan pesat Nvidia yang kini memiliki kapitalisasi pasar hampir 5 triliun dolar AS.

Menariknya, Google juga menyatakan telah menjalin kerja sama dengan Nvidia untuk mengembangkan teknologi jaringan komputer yang dapat meningkatkan efisiensi sistem berbasis Nvidia di cloud mereka. Salah satu fokus kerja sama ini adalah pada teknologi jaringan berbasis perangkat lunak bernama Falcon, yang diciptakan dan dibuka oleh Google pada tahun 2023 melalui Open Compute Project.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.