bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, harga berbagai model iPhone 17 Series di Indonesia mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan harga saat pertama kali diluncurkan pada pertengahan Oktober tahun lalu. Peningkatan harga ini bervariasi untuk tiap varian.
Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook telah mengindikasikan adanya potensi kenaikan harga pada beberapa produk Apple karena peningkatan biaya komponen produksi. Meskipun pada akhir Juni Apple mengumumkan kenaikan harga untuk lini Mac dan iPad, iPhone sempat disebut sebagai produk yang tidak akan terpengaruh.
Namun, data terbaru dari distributor resmi Apple di Indonesia, yaitu iBox dan Digimap, menunjukkan bahwa lini iPhone 17 Series yang dirilis pada Oktober 2025 kini terpantau mengalami kenaikan harga dari harga peluncurannya. Kenaikan ini merata pada seluruh varian iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max.
Besaran kenaikan harga iPhone 17 Series berkisar antara Rp750 ribu hingga Rp1,25 juta, bergantung pada varian dan kapasitas penyimpanan yang dipilih. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan menjadi faktor utama di balik penyesuaian harga ini.
Sebelumnya, GM Marketing Apple di PT MAP Zona Adi Perkasa, Farah Fausa Winarsih, menyatakan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan faktor eksternal yang berada di luar kendali distributor, namun berdampak signifikan pada penetapan harga jual produk. "Kenaikan dolar (terhadap rupiah) itu kan adalah sesuatu yang enggak bisa kita kontrol. Maksudnya itu udah out of our hands lah gitu. Udah pasti akan ada efek ke dalam pricing-nya kita," ujarnya saat peluncuran Macbook Neo di Indonesia pada Jumat, 22 Mei.