bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 13:46 WIB

Hujan Badai Berpotensi Tunda Lanjutan Balap Formula 1 di Miami

Redaksi 01 Mei 2026 10 views
Hujan Badai Berpotensi Tunda Lanjutan Balap Formula 1 di Miami
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, jeda waktu antara balapan Formula 1 yang terakhir dan yang berikutnya berpotensi semakin panjang. Jika hujan deras mengguyur Miami akhir pekan ini, balapan Grand Prix Miami yang dijadwalkan pada hari Minggu terancam ditunda. Laporan dari Motorsport.com menyebutkan bahwa penundaan ini disebabkan oleh undang-undang di Amerika Serikat yang mewajibkan penghentian acara publik luar ruangan berskala besar jika terjadi badai petir.

Selain membahayakan penonton dan menciptakan kondisi balapan yang tidak aman, badai petir juga akan menghambat operasional helikopter medis. Saat ini, Badan Layanan Cuaca Nasional (NWS) memprediksi adanya risiko badai petir 'kecil' di seluruh Florida Selatan pada hari Minggu. Sementara itu, AccuWeather memperkirakan peluang badai petir sebesar 55 persen pada hari balapan, dengan kemungkinan curah hujan mencapai 15,2 mm.

NWS merekomendasikan 'aturan 30-30', yang menyatakan bahwa badai petir dianggap berbahaya jika jeda antara guntur dan kilat kurang dari 30 detik. Dalam skenario tersebut, disarankan untuk menunggu setidaknya 30 menit sebelum keluar dari tempat berlindung. Laporan juga menyoroti bahwa Florida secara spesifik memimpin Amerika Serikat dalam jumlah korban tewas, cedera, dan korban akibat sambaran petir, menjadikannya 'pembunuh cuaca' nomor satu di negara bagian tersebut, bahkan dilaporkan menyebabkan lebih banyak kematian dibandingkan gabungan seluruh peristiwa cuaca lainnya.

Sebelumnya, balapan di Bahrain dan Arab Saudi pada bulan April dibatalkan karena konflik di Timur Tengah, sehingga balapan terakhir Formula 1 yang disaksikan adalah di Jepang pada 29 Maret. Apabila balapan di Miami pada hari Minggu benar-benar ditunda atau dibatalkan, hal tersebut akan berarti jeda hampir dua bulan bagi Formula 1, mengingat balapan berikutnya adalah Grand Prix Kanada di Montreal pada 24 Mei.

Sebagai perbandingan, jeda dua bulan ini lebih singkat dibandingkan jeda tiga bulan antara seri final musim lalu di Abu Dhabi pada 7 Desember dan pembukaan musim ini di Australia pada 7 Maret. Jeda musim panas yang diwajibkan oleh Formula 1 sendiri biasanya hanya menciptakan jeda balapan sekitar satu bulan.

Namun, bagi sebagian penggemar yang mengikuti Formula 1 musim ini, jeda panjang selama dua bulan mungkin justru dibutuhkan oleh seri ini untuk mengevaluasi mobil dan regulasi baru yang kontroversial.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.