bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WIB

Hutama Karya Antisipasi Lonjakan Trafik Tol Trans Sumatera 47,67% Jelang Idul Fitri 2026, Insentif Tarif Menanti

Redaksi 08 Maret 2026 10 views
Hutama Karya Antisipasi Lonjakan Trafik Tol Trans Sumatera 47,67% Jelang Idul Fitri 2026, Insentif Tarif Menanti
Ilustrasi: Hutama Karya Antisipasi Lonjakan Trafik Tol Trans Sumatera 47,67% Jelang Idul Fitri 2026, Insentif Tarif Menanti

bytedaily - PT Hutama Karya (Persero) memprediksi lonjakan trafik hingga 47,67% di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kelolaannya saat periode Hari Raya Idul Fitri 2026. Prediksi ini mendorong perseroan untuk mematangkan kesiapan operasional dan layanan demi mengantisipasi arus mudik dan balik yang diperkirakan membludak.

Menyelaraskan dengan program pemerintah "Lebaran Nyaman Bersama", Hutama Karya akan memperkuat layanan di berbagai aspek, mulai dari manajemen lalu lintas, sistem transaksi, hingga fasilitas pendukung bagi pengguna jalan. Saat ini, Hutama Karya mengelola total 14 ruas tol sepanjang 822,609 km, terdiri dari 12 ruas berbayar, 1 ruas non-tarif, dan ruas fungsional yang disiapkan khusus mendukung kelancaran periode libur panjang.

Ruas fungsional seperti Palembang–Betung Seksi 1 & 2 dan Sigli–Banda Aceh Seksi 1 juga turut dioptimalkan untuk membantu mengurai kepadatan. Sebagai upaya stimulus ekonomi masyarakat dan pemerataan arus lalu lintas, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan memberikan insentif potongan tarif sebesar 30% bagi pengguna jalan tol.

"Potongan tarif yang diberikan BUJT diharapkan dapat melancarkan dan meratakan distribusi beban lalu lintas saat arus mudik dan balik serta meringankan perekonomian masyarakat," ujar Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan.

Puncak arus mudik di JTTS diproyeksikan terjadi pada 13–15 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan pada 24 dan 28 Maret 2026. Guna memastikan kelancaran operasional, Hutama Karya menyiagakan 467 unit armada siaga dan ribuan petugas, didukung 1.547 unit CCTV dan 107 unit VMS. Dari sisi transaksi, 61 gerbang tol dan 37 lokasi top up disiapkan, beserta 134 unit mobile reader dan 33.623 kartu uang elektronik untuk meminimalkan antrean.

Dalam aspek keselamatan, dukungan perangkat seperti 3.892 rubber cone, 2.141 water barrier, dan rambu darurat tambahan akan ditingkatkan di titik-titik krusial. Selain itu, 31 Tempat Istirahat & Pelayanan (TIP) juga akan dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan pemudik.