bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Hwasong-20, ICBM Korut yang Diklaim Dapat Menjangkau AS

Redaksi 14 Oktober 2026 7 views
Hwasong-20, ICBM Korut yang Diklaim Dapat Menjangkau AS
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kim Jong Un mengunjungi Museum Revolusi Pertahanan Korea Utara yang memamerkan sejumlah persenjataan, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-20. Rudal itu diklaim mampu mencapai daratan Amerika Serikat.

Kantor berita KCNA melaporkan Kim menghadiri peresmian museum tersebut pada Minggu (11/10), bersama putrinya yang dikenal sebagai Ju Ae dan istrinya, Ri Sol Ju. Koleksi yang dipamerkan mencakup persenjataan yang dikembangkan selama kepemimpinan Kim, dari drone hingga ICBM.

Sekretaris Jenderal Forum Pertahanan dan Keamanan Korea, Shin Jong-woo, mengatakan keterangan yang dipajang di dekat peluncur Hwasong-20 tampak menunjukkan desain hulu ledak ganda. Menurutnya, peta yang ditampilkan menggambarkan jangkauan rudal hingga daratan AS, Timur Tengah, Australia, dan Amerika Selatan.

Shin menilai pameran itu tampaknya ingin menonjolkan capaian program pengembangan pertahanan Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim. Ia juga menyebut pameran tersebut memberi kesan sebagai propaganda untuk memperoleh keunggulan strategis menjelang kemungkinan pertemuan puncak Korea Utara dan AS, seperti dikutip CNA.

Defence Security Asia memperkirakan Hwasong-20 memiliki jangkauan sekitar 15.000 kilometer, sehingga disebut dapat menjangkau daratan AS. Rudal tersebut dilaporkan menggunakan propulsi berbahan bakar padat, yang memungkinkan waktu persiapan peluncuran lebih singkat dibandingkan rudal berbahan bakar cair.

Hwasong-20 juga disebut menggunakan Transporter Erector Launcher (TEL), yakni kendaraan yang berfungsi mengangkut sekaligus meluncurkan rudal. Platform bergerak itu memungkinkan rudal dipindahkan melalui jalan darat.

Dari segi kemampuan persenjataan, Hwasong-20 diperkirakan dapat menggunakan teknologi Multiple Independently Targetable Reentry Vehicle (MIRV). Teknologi tersebut memungkinkan satu rudal membawa beberapa hulu ledak yang diarahkan ke sasaran berbeda.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.