bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 03:45 WIB

Indonesia Hentikan Impor Solar Juli 2026, Harga LPG 12 Kg Naik Tajam

Redaksi 20 April 2026 19 views
Indonesia Hentikan Impor Solar Juli 2026, Harga LPG 12 Kg Naik Tajam
Ilustrasi: Indonesia Hentikan Impor Solar Juli 2026, Harga LPG 12 Kg Naik Tajam

bytedaily - Pemerintah Indonesia dipastikan akan menghentikan impor solar untuk kebutuhan domestik mulai 1 Juli 2026. Keputusan strategis ini sejalan dengan implementasi program biodiesel 50 persen (B50) yang memanfaatkan minyak sawit sebagai bahan bakar alternatif, demikian disampaikan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, pada Minggu di Surabaya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian energi nasional.

Sementara itu, masyarakat pengguna LPG non-subsidi ukuran 12 kilogram menghadapi kenaikan harga yang signifikan. PT Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga produk ini dari Rp192.000 menjadi Rp228.000 per tabung, yang berarti ada kenaikan sebesar 18,75 persen. Kenaikan harga ini berlaku di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, sebagaimana tercantum dalam informasi resmi Pertamina Patra Niaga.

Di tengah dinamika harga energi tersebut, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ia berpendapat bahwa kenaikan harga BBM non-subsidi merupakan hal yang lumrah mengingat fluktuasi harga pasar dan Indonesian Crude Price (ICP). Selain itu, PT KAI (Persero) juga mengumumkan pengaktifan kembali dua stasiun di Pantura Jawa Tengah, yaitu Stasiun Plabuan di Batang dan Stasiun Comal di Pemalang, untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kereta api penumpang.