bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 21:58 WIB

Inflasi Pangan Global Melambat, Namun Ketahanan Pangan Tetap Menjadi Tantangan Utama Menurut FAO

Redaksi 28 Februari 2026 10 views
Inflasi Pangan Global Melambat, Namun Ketahanan Pangan Tetap Menjadi Tantangan Utama Menurut FAO
Bagan yang menunjukkan tren penurunan Indeks Harga Pangan FAO selama enam bulan terakhir.

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan bahwa Indeks Harga Pangan global mengalami penurunan moderat pada bulan lalu, menandakan perlambatan dalam laju inflasi harga komoditas pangan dunia. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh surplus pasokan global biji-bijian, terutama sereal utama, yang mengimbangi kenaikan harga pada kategori lain.

Meskipun terjadi perlambatan inflasi, para ekonom memperingatkan bahwa tren ini belum sepenuhnya menjamin ketahanan pangan jangka panjang. Volatilitas harga komoditas masih tinggi akibat ketidakpastian geopolitik, dampak perubahan iklim yang semakin ekstrem, serta kendala logistik yang terus berlanjut. Daerah-daerah yang rentan, terutama di Afrika dan wilayah Asia Selatan, masih menghadapi risiko krisis pangan akut.

Secara spesifik, harga minyak nabati dilaporkan tetap menjadi pendorong utama inflasi pangan. Kenaikan ini dipicu oleh kekhawatiran mengenai hasil panen di beberapa produsen utama dan meningkatnya permintaan untuk bahan baku biofuel. Sementara itu, harga produk susu menunjukkan sedikit peningkatan karena tingginya biaya energi dan pakan ternak yang membebani produsen.

FAO menekankan perlunya investasi berkelanjutan dalam sistem pertanian yang tahan banting (resilient) serta peningkatan infrastruktur rantai pasok untuk mengatasi guncangan di masa depan. Kemitraan publik-swasta dianggap krusial untuk mengurangi kerentanan negara-negara berpenghasilan rendah terhadap lonjakan harga pangan internasional.