bytedaily - Menurut laporan techcrunch.com, investasi swasta di perusahaan energi fusi dilaporkan melonjak dari 10 miliar dolar menjadi 15 miliar dolar hanya dalam beberapa bulan. Lonjakan pendanaan ini menunjukkan bahwa para investor serius kini mulai memperlakukan energi fusi sebagai kelas aset yang nyata, meskipun janji energi fusi yang "20 tahun lagi" telah terdengar selama beberapa dekade.
Dalam sebuah episode podcast Equity TechCrunch, pembawa acara tamu Tim De Chant bersama Rebecca Bellan dan mitra umum di DCVC, Rachel Slaybaugh, membahas alasan di balik minat investor yang meningkat ini. Mereka juga mendiskusikan potensi imbal hasil investasi di sektor ini, terutama mengingat siklus pengembangan pembangkit listrik yang panjang.
Rachel Slaybaugh, seorang mitra di DCVC, menjelaskan pandangan para investor mengenai energi fusi sebagai aset yang menjanjikan, meskipun tidak ada yang mengharapkan pembangkit listrik fusi akan beroperasi dalam masa hidup dana investasi mereka.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.