bytedaily - Para pencinta otomotif, seperti staf dan pembaca Jalopnik, memiliki hubungan emosional yang mendalam dengan kendaraan mereka. Proses mencari dan menabung untuk mobil impian bisa menjadi perjalanan panjang, sehingga sulit untuk mengakui jika kendaraan tersebut tidak sepenuhnya sempurna. Namun, seperti dikutip dari jalopnik.com, setiap orang memiliki keinginan untuk melakukan perubahan kecil pada mobil mereka.
Misalnya, seseorang mungkin sangat menyukai Mustang GT-nya, kecuali biaya bahan bakarnya, atau menganggap Jeep Wrangler TJ sebagai ciptaan roda empat terbaik, terlepas dari kebisingan jalan dan angin saat berkendara di jalan tol. Hal-hal tersebut bukanlah masalah besar, melainkan detail kecil yang bisa diubah jika ada 'tongkat ajaib'.
Salah satu jurnalis Jalopnik mengungkapkan rasa cintanya pada Mini Cooper S tahun 2017 yang telah dimilikinya selama hampir enam tahun. Mobil ini dianggap serbaguna, menarik, luas, efisien, menyenangkan, dan andal. Namun, ada satu aspek yang ingin diubah, yaitu kualitas suspensinya yang kaku, terkadang kasar, dan sesekali terasa 'crashy' (terbentur keras).
Kondisi suspensi ini bahkan lebih buruk saat masih menggunakan ban runflat bawaan pabrik. Pengemudi sering kali harus memindai kondisi jalan di depan untuk menghindari benturan besar atau retakan, serta bermanuver untuk meminimalkan dampak. Pernah suatu kali, sebuah lubang yang cukup dalam tidak terlihat, dan saat ban depan kanan menghantamnya, layar TPMS (Tire Pressure Monitoring System) harus diperiksa untuk memastikan tidak ada ban kempes. Lubang tersebut ternyata adalah penutup selokan yang sedikit tenggelam.
Situasi ini terjadi bahkan bukan pada pengaturan paling kaku. Mobil tersebut dilengkapi suspensi adaptif yang menjadi lebih kaku dalam mode Sport, meningkatkan kekakuan hingga terasa menggetarkan setiap bagian tubuh, bahkan di jalan yang tampaknya mulus. Oleh karena itu, keinginan utamanya adalah mengubah kekakuan suspensi pada mode normal, meskipun opsi untuk beralih ke mode yang sangat kaku sesekali untuk merasakan sensasi berkendara yang berbeda tetap dipertahankan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.