bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 02:59 WIB

Kadin Mendesak Pengelolaan Kas Ketat dan Efisiensi Operasional Hadapi Lonjakan Harga Energi Global

Redaksi 20 April 2026 11 views
Kadin Mendesak Pengelolaan Kas Ketat dan Efisiensi Operasional Hadapi Lonjakan Harga Energi Global
Ilustrasi: Kadin Mendesak Pengelolaan Kas Ketat dan Efisiensi Operasional Hadapi Lonjakan Harga Energi Global

bytedaily - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada 20 April 2026 kembali menekankan pentingnya strategi mitigasi yang kuat bagi sektor bisnis dan industri. Fokus utama diarahkan pada pengelolaan arus kas yang lebih disiplin dan peningkatan efisiensi operasional sebagai respons terhadap kenaikan harga komoditas energi global, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menyatakan bahwa penyesuaian harga energi nonsubsidi saat ini tidak dapat dihindari seiring dengan fluktuasi pasar internasional. Kenaikan ini secara langsung membebani biaya operasional berbagai industri, mulai dari manufaktur, perhotelan, restoran, pusat perbelanjaan, logistik, pertambangan, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dampaknya juga berpotensi merambat pada daya beli masyarakat kelas menengah.

Menyikapi dinamika ekonomi global ini, Kadin merekomendasikan empat langkah strategis kepada pemerintah. Pertama, menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah agar tetap di bawah Rp17.000 per dolar AS. Kedua, menjamin ketersediaan pasokan BBM dan LPG nasional untuk mencegah lonjakan harga lebih lanjut. Ketiga, melakukan evaluasi dan penurunan harga BBM secara cepat jika harga minyak dunia menurun. Keempat, mempertimbangkan pemberian insentif dan relaksasi kebijakan bagi pelaku usaha guna mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) dan menjaga keberlangsungan bisnis.