bytedaily - Dilansir dari bbc.com, sebuah pesan tentang perahu, kebakaran di tempat latihan, dan lagu TikTok AI menjadi elemen pendukung keberhasilan Arsenal meraih gelar Liga Primer Inggris pertama mereka dalam 22 tahun.
Meskipun terdengar tidak biasa, setiap elemen tersebut berkontribusi pada kesuksesan yang telah lama dinantikan Mikel Arteta di klub asal London utara ini. Arsenal dipastikan menjadi juara pada Selasa (21/5/2024) setelah Manchester City bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth.
Bulan lalu, di tengah periode performa buruk yang sempat mengancam perburuan gelar, Arteta meminta para pemainnya untuk secara metaforis membuang pikiran negatif mereka ke dalam api yang dinyalakan di tempat latihan klub. Selain itu, Arteta juga dikenal sering mengadakan acara barbekyu untuk pemain, staf, dan keluarga mereka di markas klub, London Colney, yang menunjukkan pentingnya ia menumbuhkan ikatan antarindividu.
Kemenangan gelar ini merupakan puncak dari proyek enam tahun yang direncanakan secara cermat. Arteta pada Juni 2020 pernah mengatakan, "Percayalah pada prosesnya," dan terbukti ia benar.
Arteta diakui sebagai kekuatan pendorong utama yang telah membentuk tim menjadi salah satu yang paling mengesankan di sepak bola Eropa. Ia dan direktur olahraga Andrea Berta akan menerima pujian atas keberhasilan Arsenal musim ini, namun kesuksesan ini sebenarnya dibangun selama bertahun-tahun.
Mantan direktur olahraga Edu beserta tim yang ia bentuk, termasuk asisten Jason Ayto dan direktur teknis James Ellis yang telah meninggalkan klub dalam 12 bulan terakhir, serta pengaruh kepala intelijen sepak bola Mark Curtis, terutama dalam hal rekrutmen, telah mentransformasi skuad menjadi tim yang dikagumi dunia.
Dari 15 pemain dengan penampilan terbanyak di Liga Primer musim ini, 10 di antaranya adalah rekrutan di bawah pengawasan Edu. Richard Garlick, yang dipromosikan menjadi chief executive pada September, telah sepenuhnya mendukung strategi pembangunan kembali klub sejak bergabung dari Liga Primer pada tahun 2021.
Josh Kroenke, pemilik bersama dan wakil presiden Arsenal dari Kroenke Sports & Entertainment yang berbasis di AS, dilaporkan sering hadir di fasilitas latihan musim ini, dengan keterlibatannya dalam urusan klub mencapai tingkat tertinggi. Pada November misalnya, ia melakukan perjalanan khusus ke London untuk menyaksikan tim wanita Arsenal menerima Freedom of Islington, menghabiskan waktu bersama para pemain dan kelompok suporter serta berbicara secara terbuka tentang komunitas lokal yang menjadi bahan bakar kesuksesan klub.
Ia kembali terbang ke London setelah kekalahan dari Manchester United pada Januari, sekitar waktu Arteta menyampaikan pidato berapi-api yang mengajak para pendukung untuk "naik perahu" bersama timnya. Staf akademi klub juga turut berperan, dengan pemain tim utama seperti Bukayo Saka, Myles Lewis-Skelly, Ethan Nwaneri, dan Max Dowman merupakan produk dari sistem pembinaan usia muda mereka.
Musim Arsenal merupakan gabungan dari berbagai elemen, dan tidak lepas dari momen-momen menantang. The Gunners telah melewatkan beberapa peluang untuk mempermudah perburuan gelar dan juga kalah di final Piala Carabao dari Manchester City.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.