bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Kemendag Fasilitasi Sertifikasi Barcode bagi 50 UMKM

Redaksi 07 Oktober 2026 11 views
Kemendag Fasilitasi Sertifikasi Barcode bagi 50 UMKM
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Kementerian Perdagangan memfasilitasi sertifikasi barcode bagi produk pangan kemasan dan produk kecantikan dari 50 UMKM. Program yang bekerja sama dengan GS1 Indonesia ini ditujukan untuk membantu produk lokal masuk ke ritel modern sekaligus mendorong peningkatan kualitasnya.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, sejumlah UMKM memiliki produk berkualitas, tetapi menghadapi kendala dalam penjualan. Barcode diharapkan memudahkan produk mereka diterima oleh peritel.

Budi menjelaskan, barcode membantu peritel menghubungkan produk dengan sistem inventori dan distribusi serta mengurangi kesalahan pencatatan. Berdasarkan informasi dari Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), hampir 80 persen produk yang mengisi ritel saat ini merupakan produk lokal.

Menurut Budi, Indonesia memiliki sekitar 50.000 gerai ritel swalayan. Ia menyebut, semakin banyak produk lokal yang mengisi pasar dalam negeri dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Selain fasilitasi barcode, Kemendag juga berupaya meningkatkan kualitas produk lokal, antara lain melalui bimbingan digitalisasi. Pemerintah berharap jumlah UMKM penerima fasilitas tersebut bertambah agar lebih banyak produk lokal dapat masuk ke ritel modern, termasuk minimarket dan department store.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.