bytedaily - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengapresiasi implementasi surat rekomendasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dinilai telah memberikan kemudahan signifikan bagi para nelayan kecil di Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, dalam menjalankan aktivitas melaut. Keberadaan sistem ini disambut baik oleh para nelayan yang merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan energi untuk kapal mereka.
Para nelayan, termasuk Azwin, pemilik kapal ikan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah, khususnya Presiden Prabowo, atas fasilitasi penyediaan BBM bersubsidi. Ketua Usaha Bersama (UB) Bagan Setra Abadi, Erwin BL, turut menggarisbawahi bahwa perhatian pemerintah terhadap kebutuhan BBM bersubsidi sangat krusial bagi keberlangsungan usaha mereka. Nelayan lain, Jasrizal, menegaskan komitmennya untuk menggunakan BBM subsidi sesuai peruntukan dan menjaga agar tidak terjadi penyalahgunaan, menandakan kesadaran akan pentingnya kebijakan ini.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menjelaskan bahwa surat rekomendasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran bagi nelayan yang berhak, khususnya kapal berukuran di bawah 30 GT. Sistem ini, yang didukung oleh rekomendasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta mekanisme pembelian sesuai regulasi, terbukti efektif dalam menjaga ketertiban dan keterukuran pasokan. Dengan ketersediaan BBM bersubsidi yang terjamin, produktivitas nelayan diharapkan meningkat, yang pada gilirannya akan turut mendongkrak perekonomian mereka.