bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 11:22 WIB

Kesamaan Mengejutkan Antara Bahan Bakar Diesel dan Jet

Redaksi 04 Mei 2026 11 views
Kesamaan Mengejutkan Antara Bahan Bakar Diesel dan Jet
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, kenaikan harga bahan bakar baru-baru ini tidak hanya dirasakan oleh para pengemudi kendaraan pribadi, tetapi juga oleh maskapai penerbangan yang berjuang menghadapi tingginya harga bahan bakar jet. Ternyata, bahan bakar diesel dan bahan bakar jet memiliki komposisi yang sangat mirip. Kemiripan ini bahkan memungkinkan mesin diesel untuk berjalan menggunakan bahan bakar jet, meskipun mengisi tangki di bandara bukanlah pilihan yang murah.

Terdapat beberapa jenis bahan bakar jet, namun Jet A1 adalah yang paling umum digunakan dalam penerbangan komersial secara global. Jet A1 adalah bahan bakar berbasis minyak tanah yang dimurnikan secara ekstensif agar terbakar bersih. Menurut Shell, Jet A1 memiliki titik beku -12 derajat Celsius (53 derajat Fahrenheit), yang memungkinkan pesawat terbang di ketinggian tinggi dan iklim dingin tanpa kekhawatiran bahan bakar membeku. Titik nyalanya yang mencapai 38 derajat Celsius (100 derajat Fahrenheit) juga meminimalkan risiko kebakaran. Bahan bakar diesel memiliki sifat serupa, yaitu titik nyala tinggi dan titik beku rendah agar dapat menyala melalui kompresi dengan baik.

Meskipun demikian, ada perbedaan penting yang perlu diperhatikan sebelum mencoba menggunakan bahan bakar jet pada mesin diesel. Bahan bakar diesel mengandung pelumas untuk menjaga komponen mesin seperti injektor bahan bakar dan piston tetap beroperasi lancar. Mesin diesel memang dapat berjalan dengan Jet A1, namun penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan masalah karena bahan bakar jet memiliki kandungan pelumas yang lebih sedikit. Sebagai gantinya, bahan bakar jet mengandung aditif lain. Menurut Interesting Engineering, bahan bakar jet mencakup bahan kimia antistatik, agen penghilang es, agen antikarat, dan agen antibakteri, yang semuanya penting untuk menjaga mesin jet tetap berfungsi optimal.

Selain perbedaan teknis tersebut, terdapat pula perbedaan harga yang signifikan antara bahan bakar jet dan diesel. Rata-rata harga bahan bakar jet pada 27 April adalah $4,20 per galon, sementara pada minggu yang sama, rata-rata harga diesel mencapai $5,35 per galon. Perbedaan harga sekitar $1,15 per galon tampaknya tidak sepadan untuk mengambil risiko terhadap keawetan mesin. Berbeda dengan maskapai penerbangan yang dapat mengimbangi biaya bahan bakar dengan menaikkan biaya bagasi, konsumen kendaraan pribadi harus menerima dampak kenaikan harga ini.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.