bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kominfo Minta Aplikasi Kencan Hornet Dihapus dari App Store Akibat Dugaan Kampanye LGBTIQ+

Redaksi 18 Agustus 2026 1 views
Kominfo Minta Aplikasi Kencan Hornet Dihapus dari App Store Akibat Dugaan Kampanye LGBTIQ+
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) telah mengajukan permintaan kepada Google Play Store dan Apple App Store untuk menghapus aplikasi Hornet dari peredaran di Indonesia. Langkah ini diambil menyusul adanya aduan masyarakat terkait dugaan penggunaan platform tersebut untuk kampanye LGBTIQ+ yang dianggap tidak sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku di Tanah Air.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kominfo, Alexander Sabar, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai keterkaitan aplikasi Hornet dengan kampanye LGBTIQ+. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat adanya nilai, norma, dan ketentuan hukum yang harus dipatuhi oleh setiap platform yang beroperasi di Indonesia. Meskipun demikian, pantauan hingga Selasa (18/8) menunjukkan bahwa aplikasi Hornet masih dapat diakses di Play Store, meskipun telah menerima peringatan dari Kominfo.

Aplikasi Hornet, yang dirilis pada tahun 2012 oleh perusahaan teknologi queer asal Los Angeles, Queer Networks Inc., merupakan platform kencan yang dirancang khusus untuk komunitas gay atau LGBTIQ+. Berdasarkan keterangan resminya di Play Store, aplikasi ini diklaim telah diunduh oleh lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia. Hornet berfungsi untuk menghubungkan pria gay, biseksual, transgender, dan queer melalui berbagai fitur.

Fitur yang tersedia di Hornet memungkinkan pengguna untuk menemukan pria gay di sekitar mereka menggunakan fitur 'nearby' dan melihat profil pengguna lain. Sebelum berinteraksi, pengguna dapat meninjau rincian profil seperti usia, etnis, tinggi badan, berat badan, peran, status hubungan, dan status HIV. Selain itu, platform ini juga menyediakan layanan pesan teks, pesan suara, serta panggilan suara dan video. Pengguna juga dapat membagikan foto di beranda (feed) untuk mengekspresikan diri.

Hornet juga menawarkan opsi layanan berbayar yang mencakup fitur-fitur eksklusif seperti bebas iklan, kemampuan melihat pengunjung profil, mengunggah lebih banyak foto, filter pencarian lanjutan, dan peningkatan visibilitas profil. Selain aplikasi utamanya, Queer Networks Inc. juga mengembangkan aplikasi pendukung bernama 'Hornet Live - Siaran Gay', yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi melalui siaran langsung. Dalam aplikasi ini, streamer dapat bersaing di papan peringkat dan menerima dukungan dari penonton berupa hadiah virtual yang dapat dimonetisasi.

Meskipun aplikasi Hornet dibatasi untuk pengguna berusia di atas 18 tahun, peredarannya dinilai tidak sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku di Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.