bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, layanan streaming terbaru dari Roku, Howdy, telah mencapai tonggak sejarah dengan meraih lebih dari 1 juta pelanggan. Data dari firma riset Antenna menunjukkan bahwa layanan yang diluncurkan pada Agustus 2025 ini mengalami awal yang solid, menandakan daya tariknya bagi penonton yang mencari alternatif langganan yang lebih terjangkau di tengah maraknya biaya layanan streaming yang mahal.
Howdy, yang ditawarkan seharga $2,99 per bulan, merupakan langkah serius Roku ke dalam ranah streaming berbayar tanpa iklan. Layanan ini menyediakan sekitar 10.000 jam konten yang terdiri dari film dan serial televisi lama. Ketersediaan konten tersebut dimungkinkan berkat kesepakatan dengan studio seperti Lionsgate dan Warner Bros. Discovery, yang mencakup judul-judul populer seperti "The Blind Side," "Mad Max: Fury Road," dan "Weeds."
Selain harganya yang kompetitif, Roku juga mempermudah akses ke Howdy. Layanan ini baru-baru ini diperluas dengan peluncuran aplikasi seluler mandiri dan ketersediaan di Amazon Prime Video, sehingga menjangkau audiens yang lebih luas. Peningkatan jangkauan ini diperkirakan turut berkontribusi pada pencapaian 1 juta pelanggan dalam waktu relatif singkat.
Menurut Antenna, Howdy berhasil menarik hampir 300.000 pelanggan hanya dalam bulan pertama peluncurannya. Pertumbuhan terus berlanjut secara stabil, dengan penambahan setidaknya 100.000 pelanggan setiap bulan setelahnya. Lebih lanjut, Antenna memperkirakan bahwa 51% pengguna yang mendaftar pada Agustus dan September 2025 masih berlangganan enam bulan kemudian. Angka ini melampaui rata-rata retensi enam bulan untuk layanan SVOD premium (47%) dan platform SVOD khusus (38%).
Meskipun basis pelanggan Howdy masih kecil jika dibandingkan dengan raksasa streaming seperti Netflix dan Disney+, serta platform gratis beriklan seperti Tubi, Roku menegaskan bahwa Howdy tidak dirancang untuk bersaing langsung dengan pemain besar. Sebaliknya, layanan ini diposisikan sebagai opsi murah tanpa iklan yang dapat melengkapi langganan lainnya. Dengan adanya data baru dari Antenna, penawaran yang sederhana dan tidak mengikat ini berpotensi kuat menarik perhatian penonton, terutama di saat harga-harga layanan terus meningkat.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.