bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 09:28 WIB

Lingenfelter Ubah GMC Suburban Jadi SUV Super Bermesin 9.9 Liter V8 Atas Permintaan GMC

Redaksi 05 Mei 2026 9 views
Lingenfelter Ubah GMC Suburban Jadi SUV Super Bermesin 9.9 Liter V8 Atas Permintaan GMC
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Lingenfelter Performance Engineering (LPE), sebuah bengkel modifikasi yang didirikan pada 1970-an, pernah mengubah GMC Suburban menjadi sebuah SUV performa tinggi dengan mesin V8 berkapasitas 9.9 liter atas permintaan GMC sendiri. LPE dikenal luas atas berbagai aplikasi performa, mulai dari teknologi deaktivasi silinder untuk mesin V8 Chevrolet hingga pembuatan Corvette bertenaga 1.400 tenaga kuda.

Pada pertengahan 1990-an, GMC mendekati LPE dengan permintaan untuk mentransformasi Suburban, yang sejatinya adalah kendaraan keluarga, menjadi mesin performa sejati dengan kapasitas mesin yang masif. GMC secara resmi menugaskan prototipe Suburban ini sebagai studi kelayakan untuk kemungkinan powertrain berperforma tinggi. Beberapa cerita menyebutkan motivasi yang lebih dalam, yaitu rencana GMC untuk membuat prototipe ini bagi pejabat Arab Saudi yang menginginkan Suburban lapis baja yang mampu bergerak cepat di gurun pasir meskipun ada tambahan bobot dari pelat baja balistik.

Proyek ini dimulai dengan GMC Suburban seri 2500, yang awalnya dilengkapi mesin Vortec V8 berkapasitas 7.4 liter (454 inci kubik). Lingenfelter mengganti blok mesin standar dengan blok mesin tugas berat yang biasanya digunakan untuk aplikasi kelautan. Melalui proses peningkatan bore dan stroke, mesin V8 tersebut mencapai kapasitas 602 inci kubik atau 9.9 liter. Untuk menyuplai bahan bakar ke mesin raksasa ini, Lingenfelter menggunakan intake manifold kustom yang juga dikembangkan oleh Mercury Marine. Hasilnya adalah tenaga 550 tenaga kuda dan torsi monumental 705 lb-ft yang disalurkan ke keempat roda melalui transmisi otomatis 4-percepatan.

Dengan angka tenaga yang luar biasa, Suburban ini mampu berakselerasi dengan sangat impresif. Dari posisi diam, Lingenfelter Suburban ini dilaporkan mampu mengungguli Porsche 911 Carrera pada era yang sama. Tes performa oleh Car & Driver mencatat Lingenfelter Suburban mampu mencapai 60 mph (96 km/jam) dari posisi diam dalam waktu 4,6 detik, dibandingkan dengan 6,0 detik untuk Porsche. Sebagai perbandingan, C5 Corvette pada masa itu membutuhkan waktu 4,9 detik untuk akselerasi yang sama. SUV keluarga besar ini bahkan mampu melibas lintasan seperempat mil dalam 13,3 detik pada kecepatan 103 mph (165 km/jam). Perlu diingat, ini adalah SUV seberat hampir 6.300 pon (sekitar 2.858 kg) tanpa turbocharger, supercharger, dan hanya mengandalkan teknologi 1990-an.

Menurut Tedward, yang mengendarai versi Chevrolet dari Lingenfelter Suburban tahun lalu, "Ini benar-benar terasa seperti dibangun oleh Chevrolet di pabrik." Pengalaman di balik kemudi Lingenfelter Suburban pasti terasa sureal. Duduk tinggi seperti pada SUV seri 2500 besar, namun dipasangkan dengan akselerasi yang begitu buas dan impresif, sambil tetap mempertahankan fungsionalitasnya. Meskipun dimodifikasi secara ekstensif, ia tetaplah sebuah Suburban. Masih bisa mengangkut tujuh orang dan membawa barang-barang seperti kayu lapis dari toko bangunan. Kendaraan ini adalah SUV sleeper (penyamar) pamungkas pada masanya dan mungkin masih masuk dalam daftar mobil sleeper favorit saat ini.

Alasan mengapa kendaraan ini tidak banyak terlihat saat ini kemungkinan besar karena biaya konversinya yang sangat tinggi. Konversi saja memakan biaya sekitar $38.000 pada tahun 1990-an, yang setara dengan sekitar $85.000 pada tahun 2026.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.