bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Lionel Messi mencatatkan enam rekor fantastis setelah membantu Argentina meraih kemenangan 2-1 atas Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Argentina melaju ke partai final turnamen tersebut.
Dalam pertandingan yang digelar di Amerika Utara itu, Messi tidak hanya berperan sebagai penentu, tetapi juga pencatat assist. Ia memberikan dua umpan berbuah gol yang berhasil diselesaikan oleh Enzo Fernandez pada menit ke-85 untuk menyamakan kedudukan, dan Lautaro Martinez pada menit ke-90+2 untuk membalikkan keadaan.
Torehan dua assist tersebut membuat Messi kini mengoleksi total delapan gol dan empat assist di sepanjang Piala Dunia 2026, memimpin daftar pencetak gol terbanyak. Jika Kylian Mbappe dari Prancis tidak menambah gol atau assist di laga perebutan tempat ketiga, Messi berpeluang besar meraih Sepatu Emas Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Performa gemilang Messi di semifinal kali ini memecahkan beberapa rekor bersejarah. Pertama, ia kini menjadi pemain paling kontributif dalam sejarah Piala Dunia dengan total 33 gol dan 12 assist. Pesaing terdekatnya, Kylian Mbappe, tertinggal dengan 25 keterlibatan gol.
Kedua, Messi mencatatkan rekor baru dengan selalu berkontribusi gol atau assist di setiap pertandingan Piala Dunia 2026 yang dijalaninya, menciptakan rekor 11 laga Piala Dunia berturut-turut dengan kontribusi gol.
Ketiga, Messi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (POTM) dalam laga melawan Inggris. Ini adalah penghargaan POTM kelimanya di Piala Dunia 2026, menyamai rekor lima POTM yang ia raih di edisi 2022. Total, ia telah mengoleksi 16 gelar POTM sepanjang sejarah Piala Dunia.
Keempat, dengan dua assist di semifinal, Messi kini mengoleksi 12 assist di Piala Dunia, di mana 10 di antaranya dicetak di fase gugur. Sejak data dicatat pada 1966, belum ada pemain lain yang mampu mengumpulkan lebih dari 8 assist di putaran final.
Kelima, rekor impresif lainnya adalah Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah (sejak 1966) yang mampu mencatatkan 9 dribel sukses dan 2 assist dalam satu pertandingan fase gugur Piala Dunia, seperti yang ia lakukan saat melawan Inggris.
Keenam, Messi tercatat selalu mencetak gol atau memberikan assist dalam 13 pertandingan beruntun terakhirnya, baik untuk klub maupun tim nasional. Di usianya yang menginjak 39 tahun, ini merupakan rentetan performa terpanjang kedua dalam karier profesionalnya, hanya kalah dari rekor 14 laga beruntun pada musim 2011.
Argentina akan menghadapi Spanyol di final Piala Dunia 2026, dan menarik dinantikan rekor apalagi yang akan diciptakan oleh Lionel Messi di laga puncak tersebut.