bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) akan memprioritaskan alokasi dana untuk memperkuat pengembangan bisnis digital perusahaan. Direktur Utama MARI, Ade Wahyu Setiawan, menyatakan bahwa sebagian besar dari dana sebesar satu juta dolar AS akan difokuskan untuk pengembangan ekosistem digital MARI, khususnya melalui transformasi platform Noice.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap perubahan pola konsumsi media yang semakin bergeser ke platform digital. Ade menjelaskan bahwa Noice akan terus mengalami evolusi dari platform audio menjadi platform audio-visual. Perubahan ini bertujuan untuk menyajikan pengalaman konten yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan audiens masa kini. Ade menambahkan, ke depannya Noice akan menyajikan konten melalui format audio, video, dan interaktif yang selaras dengan kebiasaan pengguna.
Transformasi tersebut didorong oleh tren konsumsi konten digital yang menekankan pada pengalaman multimedia dan interaksi yang lebih intens antara pengguna dan platform. Fokus utama MARI tidak hanya pada pengembangan teknologi dan format konten, tetapi juga pada penguatan konten lokal yang menjadi salah satu keunggulan kompetitif Noice di pasar digital Indonesia. Ade menyatakan, perseroan berupaya memperkuat konten lokal, memperluas jangkauan pengguna, serta menciptakan nilai tambah bagi kreator, merek, dan audiens dalam satu ekosistem terintegrasi.
Dengan strategi ini, MARI optimistis dapat memperkokoh posisi Noice sebagai salah satu platform konten digital terkemuka di Indonesia. Perseroan menargetkan terciptanya ekosistem yang memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk kreator konten, pengiklan, dan pengguna. Pengembangan bisnis digital ini menjadi kunci bagi MARI untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan di tengah transformasi industri media yang mengarah pada platform digital dan layanan berbasis konten multimedia.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Rabu (24/6/2026), Ade menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan inovasi dan pengembangan bisnis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, MARI telah melaksanakan berbagai kegiatan dan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan audiens di berbagai platform. Terkait kinerja keuangan, MARI mencatat pendapatan bersih (net revenue) sebesar Rp70,32 miliar pada tahun 2025. Ade menambahkan bahwa MARI akan terus melanjutkan transformasi bisnis, terutama pada pengembangan unit digital, yang diproyeksikan menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan.