bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, beberapa komponen mobil memang bisa digunakan kembali dalam kondisi darurat, namun ada pula yang memang dirancang untuk diganti secara berkala, seperti oli dan filter oli. Mengganti oli dan filter oli secara rutin, yang umumnya dilakukan setiap 5.000 hingga 10.000 mil, merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah kerusakan mesin yang lebih besar dan menjaga performa mesin dalam jangka panjang.
Filter oli memiliki media penyaring yang dapat tersumbat oleh kotoran dan kontaminan. Ketika filter tersumbat, aliran oli akan terhambat. Sebagian besar filter oli dilengkapi dengan katup bypass yang akan terbuka saat filter tersumbat untuk mencegah mesin kekurangan oli. Namun, hal ini justru menyebabkan oli bersirkulasi tanpa tersaring di dalam mesin, sehingga berpotensi membawa kotoran, endapan, jelaga, dan partikel logam ke komponen internal mesin yang sensitif.
Kondisi oli yang tidak memadai atau terkontaminasi dapat meningkatkan gesekan, yang berujung pada kerusakan mesin. Oleh karena itu, sangat tidak disarankan untuk menggunakan kembali filter oli bekas saat mengganti oli. Harga filter oli baru yang relatif terjangkau, berkisar antara $7 hingga $40 untuk kebanyakan mobil, jauh lebih murah dibandingkan biaya perbaikan mesin.
Meskipun filter oli standar umumnya memiliki masa pakai sekitar 5.000 mil, filter oli sintetis dapat bertahan dua kali lebih lama, bahkan hingga 10.000 mil. Berbeda dengan media kertas berlipat pada filter oli standar, filter sintetis menggunakan material yang lebih kuat seperti kaca, poliester, dan selulosa buatan, yang berkontribusi pada daya tahan dan efisiensi filter. Filter sintetis mampu menangkap hingga 99% partikel berukuran 20 mikron atau lebih besar. Filter oli sintetis dapat digunakan dengan segala jenis oli, namun akan memberikan performa optimal jika dipasangkan dengan oli sintetis.
Kelemahan filter oli sintetis adalah harganya yang hampir dua kali lipat dari filter standar, dan tetap harus diganti bersamaan dengan penggantian oli. Bagi sebagian pemilik mobil, biaya tambahan ini sepadan dengan jarak tempuh yang lebih jauh antar penggantian oli. Penggunaan filter oli sintetis sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang sering menarik beban berat, menanjak curam, atau digunakan untuk off-road. Namun, untuk penggunaan sehari-hari dengan jadwal penggantian oli rutin, filter oli standar sudah memadai, asalkan diganti setiap kali penggantian oli. Untuk informasi lebih detail, buku manual kendaraan dapat menjadi panduan mengenai frekuensi penggantian oli dan filter.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.