bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya terhadap kekuatan daya beli masyarakat Indonesia. Ia mendasarkan pandangannya pada indikator-indikator ekonomi yang menunjukkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang positif.
Purbaya mengutip data Mandiri Spending Index per 17 Mei 2026 yang mencatat peningkatan konsumsi masyarakat hingga level 123,2. Kenaikan ini didorong oleh belanja untuk kebutuhan pokok atau consumer goods, kebutuhan rumah tangga, serta mobilitas masyarakat, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.
Lebih lanjut, data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperlihatkan lonjakan penjualan mobil dan motor pada April 2026. Penjualan mobil dilaporkan naik sebesar 55 persen, sementara penjualan sepeda motor tumbuh 28,1 persen. Menurut Purbaya, peningkatan ini mencerminkan permintaan domestik yang kuat dan menggambarkan daya beli masyarakat yang masih kokoh.
Purbaya menambahkan bahwa aktivitas ekonomi yang ramai di berbagai daerah, termasuk pusat perbelanjaan yang dipadati pengunjung dan lalu lintas yang padat di kota-kota seperti Jakarta, Bogor, dan Bandung, menjadi bukti bahwa ekonomi masih aktif dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Menanggapi laporan mengenai adanya pelanggan warteg yang mengurangi porsi makan karena melemahnya daya beli, Purbaya mengingatkan agar kesimpulan tersebut tidak diambil hanya berdasarkan pengamatan terbatas. Ia menekankan pentingnya melihat apakah fenomena tersebut terjadi secara luas atau hanya pada usaha tertentu yang mungkin menghadapi masalah persaingan. Purbaya menyatakan akan menelusuri lebih lanjut informasi tersebut, namun berhati-hati agar tidak menyimpulkan kondisi umum berdasarkan sampel yang kecil.
Di sisi lain, Purbaya berharap pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN), pensiunan, dan penerima tunjangan yang sedang berjalan dapat memberikan dorongan tambahan bagi daya beli masyarakat dalam waktu dekat.