bytedaily - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir, memberikan apresiasi mendalam kepada Viona Amalia Adinda Putri, seorang atlet kickboxing yang dengan berani melaporkan dugaan kasus pelecehan seksual yang dialaminya. Keberanian Viona dalam bersuara dinilai penting untuk membuka jalan bagi korban lain yang mungkin masih ragu untuk melaporkan karena alasan privasi dan keselamatan.
Viona memilih untuk mengungkapkan pengalamannya melalui media sosial, menunjuk mantan pelatih sekaligus Ketua Umum Kickboxing Indonesia Jawa Timur, yang diidentifikasi sebagai WPC, sebagai terduga pelaku. Setelah proses laporan yang dimulai sejak tahun sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menetapkan WPC sebagai tersangka.
Menpora Erick Thohir menegaskan komitmen Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk terus mengawal kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa atlet, termasuk potensi kasus lain yang mungkin terjadi. Ia berharap keberanian Viona akan menginspirasi para korban lain untuk melapor, sembari memastikan Kemenpora menyediakan ruang pengaduan yang aman bagi mereka. Dukungan ini diberikan untuk melindungi para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa.
Kasus yang menimpa Viona ini mencuat di tengah laporan serupa yang terjadi di dunia olahraga panjat tebing, di mana seorang pelatih berinisial HB diduga melakukan kekerasan dan pelecehan seksual. Hingga kini, tercatat sepuluh atlet panjat tebing, terdiri dari lima putra dan tiga putri, telah melaporkan diri sebagai korban, menyoroti urgensi penanganan serius dalam lingkungan pemusatan latihan nasional.