bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Mercedes-Benz telah resmi meluncurkan Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe generasi mendatang untuk tahun 2027. Model baru ini merupakan evolusi dari konsep GT XX yang diperkenalkan Juni lalu, yang diklaim oleh Mercedes-AMG sebagai gambaran dekat dari desain, performa, dan teknologi yang akan hadir. Konsep tersebut sebelumnya telah membuktikan kemampuannya dengan mencetak rekor perjalanan keliling dunia dalam waktu kurang dari 8 hari.
Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe 2027 ini dibangun di atas platform khusus mobil listrik AMG, yaitu AMG.EA. Kendaraan ini dibekali dengan konfigurasi tiga motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 1.153 tenaga kuda. Selain itu, mobil ini juga menawarkan kemampuan pengisian daya yang lebih cepat dari stasiun pengisian daya manapun yang tersedia di Amerika Serikat, aerodinamika aktif yang canggih, tingkat kustomisasi tinggi untuk dinamika berkendara, serta sistem bernama AMGFORCE. Sistem ini diklaim mampu menghadirkan suara V8 khas AMG yang otentik, dipadukan dengan pengalaman haptik imersif termasuk simulasi perpindahan gigi.
Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe 2027 ini menjadi mobil produksi pertama dari Mercedes-Benz yang menggunakan motor flux aksial (axial-flux motors). Teknologi ini telah dikembangkan Mercedes selama beberapa tahun, terutama setelah mengakuisisi perusahaan Inggris YASA pada tahun 2021. Baik varian GT55 maupun GT63 akan dilengkapi satu motor di poros depan dan dua motor di poros belakang, serupa dengan konfigurasi pada Lucid Air Sapphire. Dibandingkan dengan motor sinkron magnet permanen yang umum digunakan pada mobil listrik saat ini, motor flux aksial memiliki ukuran lebih kecil, bobot lebih ringan, kepadatan daya lebih tinggi, dan mampu mempertahankan performa secara berulang dalam waktu singkat.
Menurut penjelasan teknis Mercedes, pada motor flux aksial, fluks elektromagnetik berjalan sejajar dengan sumbu rotasi motor, berbeda dengan motor listrik konvensional di mana fluks berjalan tegak lurus terhadap sumbu. Komponen utama motor flux aksial didesain berbentuk cakram tipis, dengan dua rotor mengapit stator di sisi kiri dan kanan. Konfigurasi ini, yang dikenal sebagai konfigurasi H, memungkinkan kopling optimal fluks magnetik yang dihasilkan stator ke rotor. Pada Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe baru, kombinasi motor di poros depan memiliki lebar sekitar 3,5 inci, sementara masing-masing dari dua motor di poros belakang memiliki lebar sekitar 3,2 inci.
Motor-motor tersebut terintegrasi ke dalam Unit Penggerak Listrik Performa Tinggi (HP.EDU) di setiap poros. Di poros belakang, HP.EDU menggabungkan dua motor flux aksial dengan gearbox planetaris satu tahap yang ringkas dalam satu rumah. Motor dan gearbox ini didinginkan dengan oli. Unit Kontrol Pompa yang diperlukan, termasuk pompa hidrolik dan filter hisap, juga terintegrasi ke dalam HP.EDU untuk menghemat ruang. Selain itu, digunakan dua inverter silikon karbida (SiC) yang didinginkan dengan air, satu untuk setiap motor. Material silikon karbida menawarkan berbagai keunggulan untuk aplikasi yang menuntut tegangan tinggi, arus tinggi, suhu tinggi, dan konduktivitas termal yang sangat baik. Motor flux aksial dapat mencapai kecepatan lebih dari 13.000 rpm pada kecepatan tertinggi.
HP.EDU di poros depan terdiri dari satu motor flux aksial, transmisi roda gigi lurus dengan kunci parkir terintegrasi, inverter silikon karbida (SiC) yang didinginkan cairan, dan Unit Kontrol Pompa. Motor flux aksial depan dapat mencapai kecepatan lebih dari 15.000 rpm pada kecepatan tertinggi. Penggerak listrik depan berfungsi sebagai 'motor penguat' yang hanya diaktifkan pada kondisi tertentu.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.