bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Volvo berupaya membalikkan keadaan dengan meluncurkan EX60, sebuah crossover listrik mewah yang bersaing di pasar yang ketat. Model 2027 ini menawarkan interior yang nyaman dan sederhana, serta kualitas pengendaraan yang mulus. Kendaraan listrik ini bahkan menunjukkan performa yang sporty. Namun, tantangan untuk bersaing dengan tawaran serupa dari BMW dan Mercedes-Benz tetap ada. Meskipun waktu pengisian daya cepat 16 menit dan kabin yang senyap akan menarik perhatian banyak calon pembeli, EX60 bukanlah kendaraan yang sempurna.
Meskipun mengendarai unit pra-produksi, EX60 terasa kurang matang dibandingkan ekspektasi, lebih seperti platform layanan daripada produk jadi. Dalam era kendaraan yang ditentukan oleh perangkat lunak, Volvo berjanji bahwa sejumlah fitur akan hadir di EX60 melalui pembaruan over-the-air (OTA).
Volvo mengundang jurnalis ke Barcelona, Spanyol, untuk menguji coba Volvo EX60 2027. EX60 merupakan kendaraan pertama yang dibangun di atas platform SPA3 Volvo. Arsitektur kendaraan ini mengadopsi teknologi 'cell-to-body', di mana paket baterai terintegrasi langsung ke dalam rangka kendaraan sebagai komponen penopang beban. Teknologi ini diklaim meningkatkan kepadatan energi sebesar 20%, mempercepat waktu pengisian daya hingga 31%, dan mengurangi jejak karbon mobil sebesar 37%. Volvo juga mengklaim EX60 memiliki jejak karbon terkecil di antara semua mobil mereka, setara dengan EX30 yang lebih kecil.
Peningkatan ini tidak hanya sekadar angka. Dengan paket baterai yang memakan lebih sedikit ruang, kabin menawarkan ruang lebih lega untuk penumpang dan kargo. Bobot kosong EX60 yang paling ringan adalah 4.663 pon, angka yang layak untuk sebuah EV, dan pengurangan bobot ini membuat mobil terasa lebih lincah di jalan. Manfaat ini diperkuat oleh penggunaan 'megacasting' dalam proses manufaktur Volvo, yang menggunakan lebih sedikit komponen dan material, sehingga lebih berkelanjutan dan menghasilkan kendaraan yang lebih ringan.
EX60 akan tersedia dalam tiga varian powertrain: P6, P10, dan P12. Varian P6 memiliki motor tunggal di gardan belakang dengan tenaga 354 hp. P10 adalah penggerak semua roda (all-wheel drive) dengan dua motor yang menghasilkan 503 hp, sementara P12 menggunakan konfigurasi AWD yang sama namun dengan tenaga 670 hp. Untuk jangkauan, P12 mampu menempuh jarak 400 mil dalam sekali pengisian daya, sedangkan P10 dan P6 memiliki jangkauan 322 dan 307 mil. Jurnalis berhasil menguji coba varian P6 dan P10. Ketiga varian akan dilengkapi port pengisian daya NACS. Varian P6 dan P10 dapat mengisi daya dari 10% hingga 80% hanya dalam 16 menit, sedangkan P12 membutuhkan 19 menit untuk mencapai tingkat pengisian yang sama.
Di dalam kabin, pengalaman berkendara menjadi fokus utama meskipun interiornya mewah. EX60 dilengkapi dua layar: layar digital 11,4 inci di bawah kaca depan untuk menjaga pandangan tetap lurus ke jalan, dan layar sentuh pusat 15 inci. Volvo memilih layar horizontal, berbeda dengan layar tablet vertikal pada EX90. Dengan ruang tambahan di bawah layar, kompartemen penyimpanan tradisional digantikan dengan bin penyimpanan depan yang mudah dijangkau oleh pengemudi dan penumpang. Meskipun banyak yang mungkin mengkritik minimnya tombol fisik, lampu hazard dan kontrol iklim selalu tersedia di layar tengah.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.