bytedaily - Meta, raksasa teknologi global, menanggapi tegas langkah pemerintah Indonesia dengan menugaskan perwakilan kebijakan publik regionalnya untuk bertemu dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan peningkatan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi digital di Indonesia.
Rafael Frankel, Director of Public Policy for Southeast & South Asia, telah menyampaikan langsung kepada Menteri Kominfo, Meutya Hafid, mengenai komitmen Meta. Menteri Meutya menekankan bahwa semua platform digital yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi hukum nasional serta bertanggung jawab atas perlindungan masyarakat, terutama anak-anak. Ia menyambut baik pertemuan ini sebagai langkah konkret untuk perbaikan, menegaskan bahwa sidak sebelumnya ke kantor Meta bukanlah tindakan simbolis.
Diskusi berfokus pada langkah-langkah konkret untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi Indonesia, termasuk peningkatan sistem perlindungan pengguna dan penyempurnaan mekanisme koordinasi yang lebih responsif antara platform dan pemerintah. Pemerintah Indonesia menegaskan keterbukaannya untuk dialog, namun tetap mensyaratkan setiap perusahaan teknologi untuk menghormati dan mematuhi peraturan yang berlaku.
Meta, di sisi lain, menyatakan pemahamannya terhadap kekhawatiran seputar penyebaran disinformasi, khususnya yang berkaitan dengan sektor kesehatan dan maraknya penipuan daring (scam) di bidang keuangan. Pernyataan ini muncul setelah Kominfo melakukan sidak mendadak ke kantor Meta pada Rabu (4/3). Sidak tersebut dilatarbelakangi oleh temuan konten disinformasi yang masih beredar di platform Meta, meskipun pemerintah telah berulang kali mengimbau untuk moderasi konten.
Menteri Meutya menjelaskan bahwa sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang ITE terkait tugas pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kepentingan umum dari gangguan akibat misinformasi dan disinformasi. Ia menambahkan bahwa berbagai upaya komunikasi formal dan persuasif sebelumnya belum sepenuhnya membuahkan hasil kepatuhan yang diharapkan.