bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 21:25 WIB

Pasar Aplikasi India Tumbuh Pesat, Namun Pendapatan Mayoritas Diraih Platform Global

Redaksi 23 April 2026 10 views
Pasar Aplikasi India Tumbuh Pesat, Namun Pendapatan Mayoritas Diraih Platform Global
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Menurut laporan Sensor Tower yang dilansir dari techcrunch.com, pasar aplikasi seluler India mencatat rekor pendapatan pada kuartal pertama tahun ini, dengan pembelian dalam aplikasi (in-app purchase) melampaui 300 juta dolar AS. Angka ini menunjukkan peningkatan 33% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, sebagian besar pendapatan tersebut mengalir ke platform-platform global.

Aplikasi non-game menjadi pendorong utama pertumbuhan pada kuartal pertama, menghasilkan lebih dari 200 juta dolar AS dari pembelian dalam aplikasi, naik 44% secara tahunan. Kategori yang memimpin kenaikan pendapatan ini meliputi utilitas, streaming video, dan kecerdasan buatan generatif (generative AI).

Perkembangan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas di pasar aplikasi India. Pendapatan tahunan dari pembelian dalam aplikasi telah meningkat dari 520 juta dolar AS pada tahun 2021 menjadi lebih dari 1 miliar dolar AS pada tahun 2025, dan diproyeksikan mencapai 1,25 miliar dolar AS tahun ini, menurut Sensor Tower. Meskipun jumlah unduhan stabil di kisaran 25 miliar per tahun, waktu yang dihabiskan pengguna di aplikasi terus bertambah, menandakan keterlibatan yang lebih dalam dan kesediaan pengguna yang lebih besar untuk membayar layanan digital.

Sebagian besar pengeluaran di India pada kuartal pertama berhasil diraih oleh platform global, dengan Google One, Facebook, ChatGPT, dan YouTube termasuk di antara peraih pendapatan tertinggi. Pemain domestik lebih menonjol di segmen streaming video, dengan JioHotstar dan SonyLIV menempati peringkat teratas. Pola serupa terlihat pada jumlah unduhan, di mana ChatGPT, Instagram, dan aplikasi drama pendek asal Tiongkok, FreeReels, memimpin pasar, diikuti oleh aplikasi India seperti Story TV, JioHotstar, dan Meesho.

Donny Kristianto, principal market insights manager di Sensor Tower, menyatakan kepada TechCrunch bahwa pasar aplikasi India telah matang dari sisi unduhan, namun monetisasi semakin menguat seiring dengan meningkatnya penggunaan dan tertanamnya kebiasaan pembayaran digital.

Meskipun mencatat peningkatan, India masih menjadi pasar dengan pengeluaran per pengguna yang relatif rendah. Data Sensor Tower yang dibagikan kepada TechCrunch menunjukkan pendapatan per unduhan di India sekitar 0,03 dolar AS, dibandingkan dengan lebih dari 0,20 dolar AS di Asia Tenggara dan Amerika Latin.

Walaupun kategori-kategori baru mendorong pertumbuhan di pasar aplikasi seluler India, pengeluaran masih terkonsentrasi pada beberapa segmen yang sudah matang, terutama aplikasi produktivitas, media sosial, dan streaming video, yang mendominasi peringkat teratas. Data menunjukkan bahwa streaming video saja menyumbang sekitar setengah dari 10 aplikasi penghasil pendapatan teratas, menggarisbawahi kekuatan monetisasinya yang luar biasa.

Pergeseran permintaan pengguna menunjukkan adanya ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut. Aplikasi kecerdasan buatan generatif mengalami peningkatan unduhan sebesar 69% secara tahunan, dengan ChatGPT menduduki peringkat teratas baik dari sisi instalasi maupun pendapatan. India telah lama menjadi pasar terbesar ChatGPT berdasarkan jumlah pengguna, sementara aplikasi AI lainnya juga mulai mendapatkan perhatian.

Platform drama pendek menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat lagi, dengan peningkatan unduhan lebih dari 400%, dipimpin oleh aplikasi seperti FreeReels. Tren ini mengindikasikan bahwa pasar aplikasi India masih berada di tahap awal perjalanan monetisasinya, meskipun kategori-kategori baru memperluas apa yang bersedia dibayar oleh pengguna.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.