bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 14:48 WIB

Pemerintah Kejar Target Pembangunan 252 Unit Hunian Pascabencana di Tapanuli Selatan untuk Warga Terdampak

Redaksi 10 Maret 2026 11 views
Pemerintah Kejar Target Pembangunan 252 Unit Hunian Pascabencana di Tapanuli Selatan untuk Warga Terdampak
Ilustrasi: Pemerintah Kejar Target Pembangunan 252 Unit Hunian Pascabencana di Tapanuli Selatan untuk Warga Terdampak

bytedaily - Pemerintah terus memacu penyelesaian pembangunan 252 unit hunian bagi warga yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan fasilitas hunian ini dapat segera siap huni, sehingga masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak sebelum momentum Hari Raya Idulfitri.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan hunian yang dikelola oleh PT Nindya Karya. Kunjungan kerja ini tidak hanya untuk memantau progres fisik, tetapi juga untuk berdialog dengan warga yang telah mulai menempati sebagian unit hunian sementara di lokasi tersebut.

"Kami menargetkan beberapa hari ke depan sumur tambahan dapat terselesaikan. Ini krusial agar seluruh warga yang berhak segera bisa menempati hunian sementara ini," ujar Dody, mengutip siaran pers dari Nindya Karya.

Proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya ini mencakup pembangunan di atas lahan seluas 14.369,03 meter persegi, yang terdiri dari 252 unit rumah terbagi dalam 21 blok. Hunian ini dirancang sebagai solusi tempat tinggal sementara yang layak bagi para penyintas bencana.

Kawasan hunian ini dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung, meliputi dapur bersama, area pencucian, musala, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, taman bermain anak, pos keamanan, serta area hijau. Sistem pengelolaan air limbah dengan kapasitas lima meter kubik juga terintegrasi dalam kawasan ini.

Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, sistem yang digunakan adalah sumur bor dan tandon air yang dilengkapi pompa. Sementara itu, pasokan listrik untuk setiap unit disediakan sebesar 900 watt dari PT PLN.

Saat ini, dua titik sumur bor dangkal telah beroperasi, dan pemerintah sedang mengupayakan penambahan hingga empat atau lima titik untuk menjamin pasokan air yang memadai bagi seluruh penghuni di berbagai blok. Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan hunian pascabencana ini.

PT Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan pascabencana, dengan memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai jadwal serta memenuhi standar konstruksi yang ditetapkan.