bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Pencarian Google Pecahkan Rekor Berkat Laga Argentina vs Mesir

Redaksi 09 Juli 2026 17 views
Pencarian Google Pecahkan Rekor Berkat Laga Argentina vs Mesir
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, mesin pencari Google dikabarkan telah mencetak rekor baru dalam jumlah kueri per detik tertinggi sepanjang sejarahnya. Fenomena ini dipicu oleh gelaran Piala Dunia 2026, khususnya setelah pertandingan antara Argentina melawan Mesir dalam babak 16 besar.

Menurut informasi dari cnnindonesia.com, rekor tersebut tercipta tak lama setelah Argentina berhasil membalikkan keadaan dan mencetak gol kemenangan. Dalam pertandingan tersebut, Argentina yang sempat tertinggal 2-0 hingga menit ke-80, bangkit di menit-menit akhir melalui gol Cristian Romero, disusul oleh gol penyeimbang dari Lionel Messi pada menit ke-83, dan gol penentu kemenangan dari Enzo Fernandez di menit ke-93.

Nick Fox, Kepala Unit Pengetahuan dan Informasi Google, menyatakan bahwa Google Search memecahkan semua rekor penggunaan sebelumnya dan mencatatkan penggunaan tertinggi dalam sejarahnya tepat setelah Argentina mencetak gol kemenangan dalam pertandingan tersebut. Meskipun angka spesifik tidak dirinci, juru bicara perusahaan mengonfirmasi adanya lonjakan kueri pencarian per detik tertinggi yang terjadi segera setelah gol kemenangan tercipta.

Kata kunci yang paling banyak dicari oleh pengguna Google pasca pertandingan tersebut adalah "argentina vs egypt". Secara global, Google juga mencatat peningkatan pencarian untuk topik seperti "argentina x colombia" dan "berapa jumlah gol piala dunia messi". Selain itu, pertanyaan lain yang turut mengalami lonjakan adalah "apa sebutan ketika seorang pemain memukul pemain lain dalam pertandingan" dan "apakah ini piala dunia terakhir messi".

Rekor ini dicapai di tengah upaya Google untuk menegaskan relevansi mesin pencari tradisional di era maraknya penggunaan chatbot dan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan melaporkan bahwa Google masih mendominasi 90 persen pasar mesin pencarian, dengan harga saham yang melonjak lebih dari dua kali lipat dalam setahun terakhir dan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama yang tercepat sejak 2022.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.