bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Pencurian Minyak Mentah di Texas Rugikan Miliaran Dolar, Pelaku Gunakan Berbagai Modus

Redaksi 04 Mei 2026 9 views
Pencurian Minyak Mentah di Texas Rugikan Miliaran Dolar, Pelaku Gunakan Berbagai Modus
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, wilayah Permian Basin di Texas, Amerika Serikat, menghadapi kerugian hingga lebih dari 1 miliar dolar Amerika Serikat per tahun akibat pencurian minyak mentah. Modus operandi para pelaku semakin beragam, memanfaatkan lokasi terpencil dan minimnya pengawasan di area ladang minyak.

Menurut laporan Bloomberg Businessweek, kantor Sheriff Martin County menerima setidaknya satu laporan pencurian minyak setiap minggunya. Martin County, yang terletak sekitar 270 kilometer di utara perbatasan Meksiko, kehilangan sekitar 500 barel minyak setiap minggu. Dengan harga minyak mentah sekitar 110 dolar per barel, kerugian mingguan mencapai sekitar 50.000 dolar.

Kondisi terpencil di Permian Basin menjadi keuntungan bagi para pencuri karena minimnya kehadiran manusia. Hal ini memudahkan mereka untuk mengakses pasokan minyak, serta mencuri kabel tembaga, peralatan, dan bahkan mesin tanpa terdeteksi.

Beberapa pelaku dilaporkan semakin berani dengan menyewa atau membeli truk vakum dan menggunakannya bersamaan dengan truk pasokan reguler pada jam-jam sibuk untuk mengangkut minyak mentah. Untuk menghindari kecurigaan dan aparat penegak hukum, mereka mengganti plat nomor kendaraan. Dalam beberapa kasus, pencuri menyamar sebagai pekerja pemeliharaan umum atau kontraktor, seperti pengangkut limbah, untuk mendapatkan akses ke tangki penyimpanan. Mereka kemudian membuang air beracun, mengambil minyak, dan pergi, seolah-olah melakukan operasi resmi.

Minyak hasil curian, yang disebut sebagai 'racket product' (istilah slang untuk minyak yang diperoleh secara ilegal), dapat dijual ke fasilitas pembuangan air garam yang menjual minyak mentah yang dipulihkan dari air limbah ke rantai pasokan lokal. Alternatif lain, mereka dapat membeli izin lahan minyak yang tidak aktif atau kering untuk secara legal mengklaim bahwa produk tersebut dipompa dari sana. Jika cara-cara tersebut gagal, mereka dapat menyelundupkan minyak tersebut ke perbatasan dan menjualnya di Meksiko, di mana sebagian produk tersebut terkadang dialihkan ke kartel.

Tingginya angka kehilangan minyak mentah di wilayah tersebut mendorong pembentukan satuan tugas khusus oleh FBI pada tahun 2008. Dalam beberapa tahun terakhir, satuan tugas tersebut memfokuskan kembali upayanya pada pencurian minyak mentah. Data FBI menunjukkan penurunan pencurian minyak mentah pada tahun 2025, yang diduga karena rendahnya harga minyak mentah. Namun, satuan tugas tersebut mengakui bahwa data yang digunakan bersumber dari laporan mandiri, sehingga akurasinya bergantung pada keandalan informan.

Pemerintah Texas juga berupaya mengatasi masalah ini melalui legislasi, mengingat besarnya kerugian finansial bagi negara bagian tersebut. Tahun lalu, Texas mengesahkan undang-undang yang bertujuan untuk mengatasi masalah ini.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.