bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 15:36 WIB

Pendiri DeepMind Raih Dana $1,1 Miliar untuk Kembangkan AI Pembelajar Tanpa Data Manusia

Redaksi 28 April 2026 13 views
Pendiri DeepMind Raih Dana $1,1 Miliar untuk Kembangkan AI Pembelajar Tanpa Data Manusia
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Ineffable Intelligence, sebuah laboratorium AI yang baru berdiri beberapa bulan lalu di Inggris, berhasil mengumpulkan dana sebesar $1,1 miliar dengan valuasi $5,1 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh Sequoia Capital dan Lightspeed Venture Partners, dengan partisipasi dari Index Ventures, Google, Nvidia, British Business Bank, dan Sovereign AI.

Perusahaan ini didirikan oleh David Silver, mantan peneliti senior di DeepMind, yang berambisi menciptakan "superlearner" AI. Model AI ini dirancang untuk mampu menemukan pengetahuan dan keterampilan baru tanpa bergantung pada data yang dihasilkan oleh manusia. Pendekatan ini memanfaatkan pembelajaran penguatan (reinforcement learning), sebuah teknik di mana sistem AI belajar melalui proses coba-coba, bukan dengan mempelajari contoh-contoh buatan manusia.

David Silver memiliki keahlian di bidang pembelajaran penguatan dan sebelumnya memimpin tim di DeepMind. Selama lebih dari satu dekade di DeepMind, ia terlibat dalam pengembangan program AI seperti AlphaZero yang mampu mengalahkan pemain profesional dalam permainan catur dan Go hanya dengan belajar dari pengalaman, tanpa diberi strategi atau catatan permainan manusia.

Ineffable Intelligence berharap "superlearner" mereka akan mampu menemukan seluruh pengetahuan dari pengalamannya sendiri. Ambisi perusahaan ini sangat besar, dengan klaim di situs webnya bahwa jika berhasil, ini akan menjadi terobosan ilmiah yang sebanding dengan teori evolusi Darwin, di mana hukumnya menjelaskan semua Kehidupan, sementara hukum mereka akan menjelaskan dan membangun semua Kecerdasan.

Silver menyatakan bahwa Ineffable Intelligence adalah "pekerjaan hidupnya" dan bahwa seluruh keuntungan yang ia peroleh dari perusahaan ini akan disalurkan ke badan amal berdampak tinggi yang bertujuan menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin.

Pendanaan besar yang diterima Ineffable Intelligence menempatkannya dalam kategori "pentacorn", yaitu perusahaan rintisan yang didirikan oleh peneliti ternama dengan valuasi melebihi $5 miliar. Tren ini juga terlihat pada perusahaan AI lain yang didirikan oleh tokoh-tokoh AI terkemuka, seperti AMI Labs yang didirikan oleh Yann LeCun, yang baru-baru ini mengumpulkan $1,03 miliar. Laporan juga menyebutkan Recursive Superintelligence, yang didirikan oleh mantan ilmuwan utama DeepMind, Tim Rocktäschel, yang dikabarkan berhasil mengumpulkan $500 juta dengan potensi mencapai $1 miliar.

Munculnya perusahaan-perusahaan AI baru dengan pendanaan besar di Inggris ini menunjukkan peningkatan momentum London sebagai pusat pengembangan AI, yang turut didukung oleh keberadaan DeepMind pasca-akuisisi oleh Google pada tahun 2014, serta potensi investasi dari laboratorium AI milik Jeff Bezos, Project Prometheus.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.