bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

Pertamina Dorong Budaya Keberlanjutan Lewat 'Sustainability Champions', Fokus ESG & Inovasi Rendah Karbon

Redaksi 17 April 2026 17 views
Pertamina Dorong Budaya Keberlanjutan Lewat 'Sustainability Champions', Fokus ESG & Inovasi Rendah Karbon
Ilustrasi: Pertamina Dorong Budaya Keberlanjutan Lewat 'Sustainability Champions', Fokus ESG & Inovasi Rendah Karbon

bytedaily - PT Pertamina (Persero) secara tegas mengukuhkan komitmennya dalam menanamkan budaya keberlanjutan di seluruh lini organisasinya melalui program 'Sustainability Champions'. Langkah strategis ini menitikberatkan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), sebagai fondasi untuk membangun warisan energi yang bertanggung jawab bagi generasi mendatang. Program ini mengintegrasikan praktik-praktik terbaik dalam pelestarian lingkungan dan tata kelola perusahaan yang baik, sejalan dengan visi perusahaan sebagai penyedia energi terintegrasi.

Dalam implementasinya, Pertamina mengadopsi 'Dual Growth Strategy', yang mencakup optimalisasi bisnis eksisting sekaligus pengembangan portofolio rendah karbon. Inisiatif inovatif seperti pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) serta produksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) menjadi bukti nyata upaya perseroan dalam menurunkan emisi karbon. Lebih dari itu, Pertamina juga secara aktif melibatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai program keberlanjutan, memperluas dampak positif hingga ke tingkat komunitas.

Senior Vice President Business Sustainability Pertamina, Wenny Ipmawan, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki 10 Fokus Keberlanjutan yang mencakup seluruh spektrum ESG. Para 'Perwira Pertamina' yang terpilih sebagai 'jawara keberlanjutan' diharapkan menjadi agen perubahan, mampu menginspirasi dan menularkan nilai-nilai keberlanjutan baik di internal maupun eksternal perusahaan. Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menambahkan pentingnya 'Perilaku Bijak Energi' sebagai langkah awal yang dimulai dari individu, terutama di tengah fluktuasi geopolitik global yang memengaruhi stabilitas energi.