bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyerahkan fasilitas energi surya, sumber air bersih, dan sanitasi kepada SDN 091686 Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Kamis (24/9). Bantuan tersebut disalurkan melalui program Sekolah Energi Berdikari (SEB).
Fasilitas yang diberikan mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2,8 kWp dengan baterai 5 kWh, sumur bor, serta renovasi toilet. Penyerahan secara simbolis dilakukan Sr Officer Pertamina NRE Arief Mulizar kepada Kepala SDN 091686 Jelita Tampubolon.
Arief menyampaikan, sebelum menerima bantuan, sekolah itu hampir 15 tahun tidak memiliki sumber air yang layak. PLTS digunakan untuk mengoperasikan pompa sumur bor sekaligus memenuhi kebutuhan listrik sekolah.
Program tersebut memberi manfaat kepada 85 siswa dan 15 guru. Pertamina NRE memproyeksikan fasilitas itu dapat menghemat biaya listrik sekitar Rp5,182 juta per tahun dan mengurangi emisi hingga 3.192 kg CO2e per tahun.
Jelita mengatakan bantuan itu memenuhi kebutuhan dasar sekolah. Kini, warga sekolah dapat menggunakan listrik dan memperoleh air dari sumur bor. Toilet yang sebelumnya rusak dan tidak layak juga telah kembali berfungsi.
Manager Corporate Communication & Stakeholder Relation Pertamina NRE Susanto August Satria menyebut SEB sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat energi baru dan terbarukan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Program ini, menurut dia, mencakup penyediaan infrastruktur energi bersih sekaligus pemahaman bagi penerima manfaat agar dapat merawat dan memanfaatkannya secara berkelanjutan.
Pertamina NRE juga memberikan edukasi tentang penggunaan dan pemeliharaan PLTS, termasuk pengoperasian sistem solar PV off-grid. Edukasi tersebut ditujukan agar warga sekolah mampu mengelola fasilitas dengan tepat.
Kepala Desa Gunung Bayu Ismail Hutasulut mengapresiasi bantuan tersebut. Ia berharap dukungan serupa dapat menjangkau sekolah lain di wilayahnya yang masih membutuhkan.