bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengoptimalkan pengiriman BBM ke SPBU di Bali secara berkelanjutan selama 24 jam guna mempercepat pemulihan pasokan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan pengiriman diatur berdasarkan prioritas, dengan memperhitungkan kebutuhan tiap SPBU dan kondisi di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mempercepat pemulihan layanan BBM kepada masyarakat.
Kapal MT Kalsogun yang membawa Pertalite dan Biosolar tiba di Fuel Terminal Sanggaran pada Selasa pagi. Pasokan itu ditargetkan mulai disalurkan pada siang hari untuk memenuhi kebutuhan SPBU.
Pertamina juga menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut dengan total pasokan hingga 26.200 kiloliter pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali tercatat sekitar 2.200 kiloliter per hari.
Perusahaan mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta mencari informasi melalui kanal resmi Pertamina.
Sejumlah SPBU di Bali mengalami antrean panjang sejak Senin (12/10). Kekosongan stok Pertalite membuat pembeli Pertamax mengantre di beberapa SPBU. Antrean kendaraan yang mengular juga mendorong kepolisian turun ke lapangan untuk mengantisipasi kemacetan.