bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, perusahaan teknologi energi Amerika Serikat, Itron, mengonfirmasi bahwa mereka menjadi korban serangan siber pada pertengahan April. Para peretas dilaporkan berhasil mendapatkan akses ke sebagian sistem perusahaan.
Dalam pengajuan yang diwajibkan secara hukum kepada U.S. Securities and Exchange Commission pada Jumat lalu, Itron menyatakan bahwa mereka telah "diberitahu" mengenai adanya penyusup di sistem mereka. Meskipun tidak merinci siapa yang memberikan pemberitahuan tersebut, perusahaan menyatakan telah berhasil mengeluarkan peretas dan tidak menemukan tanda-tanda intrusi lebih lanjut pada sistem internalnya.
Itron tidak merinci jenis serangan siber yang dialami, seperti apakah serangan ransomware digunakan atau apakah perusahaan telah dihubungi langsung oleh peretas. Dampak serangan siber terhadap sistem perusahaan juga belum jelas.
Perusahaan menyebutkan bahwa mereka tidak mengidentifikasi aktivitas yang tidak sah pada "bagian sistem yang di-host oleh pelanggan", yang mengindikasikan bahwa insiden tersebut mungkin terbatas pada jaringan IT perusahaan.
Itron juga telah melaporkan insiden ini kepada pihak penegak hukum.
Perusahaan yang berbasis di Liberty Lake, Washington, ini menyediakan teknologi untuk pengelolaan konsumsi energi pada jaringan listrik, termasuk pasokan air, gas, dan listrik. Menurut situs webnya, Itron menyediakan meteran utilitas yang terhubung ke internet untuk lebih dari 110 juta rumah dan bisnis. Itron memiliki ribuan pelanggan, termasuk kota dan kotamadya, serta beroperasi di lebih dari 100 negara.
Itron menyatakan telah mengaktifkan rencana darurat dan cadangan data, serta operasinya "terus berjalan dalam segala hal yang material". Namun, perusahaan memperingatkan bahwa mereka mungkin perlu melakukan pengajuan hukum dan pemberitahuan peraturan lebih lanjut. Hal ini mengindikasikan kemungkinan terjadinya pelanggaran data yang dapat memicu pemberitahuan hukum lebih lanjut berdasarkan undang-undang pemberitahuan pelanggaran data negara bagian.
Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas keamanan siber di Itron. Juru bicara Itron tidak segera menanggapi permintaan komentar dari TechCrunch.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.