bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 06:40 WIB

Pesanan 150 Pesawat Airbus A220 Senilai Rp283 Triliun Dongkrak Pabrik Airbus di Belfast

Redaksi 08 Mei 2026 14 views
Pesanan 150 Pesawat Airbus A220 Senilai Rp283 Triliun Dongkrak Pabrik Airbus di Belfast
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, maskapai Malaysia, Air Asia, telah menempatkan pesanan untuk 150 unit pesawat Airbus A220, yang sayapnya diproduksi di Belfast. Pesanan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah A220 dan membawa total pesanan melampaui 1.000 unit.

Menurut Air Asia, harga daftar pesawat tersebut adalah $19 miliar (sekitar Rp283 triliun), meskipun jumlah yang sebenarnya dibayarkan belum jelas. Selain sayap, fasilitas Airbus di Belfast juga memproduksi bagian tengah badan pesawat (mid-fuselage) untuk A220.

Pabrik Airbus di Belfast dianggap sebagai salah satu fasilitas manufaktur terpenting di Irlandia Utara, mempekerjakan sekitar 1.500 orang dan mendukung lebih banyak pekerjaan dalam rantai pasokan lokal. Airbus mengakuisisi pabrik tersebut pada tahun 2025 sebagai bagian dari kesepakatan yang lebih luas yang mengarah pada pembubaran Spirit Aerosystems.

Produsen saingan, Boeing, juga membeli sebagian aset Spirit di Belfast dan kini mempekerjakan mayoritas dari 3.500 staf di lokasi tersebut. Sebelumnya tahun ini, CEO Airbus menyatakan bahwa perusahaan menginvestasikan dana besar ke Belfast untuk mendukung peningkatan produksi A220.

Guillaume Faury, CEO Airbus, menekankan pentingnya pabrik Belfast untuk menjadi lebih kompetitif. "Sangat penting untuk sukses dalam peningkatan produksi, dengan tingkat kualitas yang tinggi, dan kompetitif. Itulah yang kami inginkan untuk Belfast, tetapi kami juga mengandalkan karyawan dan manajemen di Belfast untuk berkontribusi pada A220 dan tampil terdepan dalam program yang baik ini," ujarnya.

Tony Fernandes, pengusaha di balik Air Asia, mengatakan jangkauan A220 akan memungkinkan maskapai melayani destinasi baru. "A220 membuka pasar dan rute baru dan membawa kami lebih dekat untuk membangun maskapai jaringan berbiaya sangat rendah pertama di dunia," tambahnya.

Terdapat spekulasi di industri kedirgantaraan bahwa Airbus akan segera mengumumkan versi "stretch" (diperpanjang) dari A220. Model A220 saat ini memiliki kapasitas maksimum 160 kursi, sementara model yang diperpanjang dapat menampung hingga 200 penumpang. Air Asia telah menyatakan minat pada versi yang diperpanjang ini dan mengisyaratkan kemungkinan memesan hingga 150 unit ketika tersedia.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.