bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 23:07 WIB

Phapros Raih Laba Bersih Rp27,44 Miliar di 2025 Berkat Transformasi Bisnis dan Efisiensi Operasional

Redaksi 02 April 2026 20 views
Phapros Raih Laba Bersih Rp27,44 Miliar di 2025 Berkat Transformasi Bisnis dan Efisiensi Operasional
Ilustrasi: Phapros Raih Laba Bersih Rp27,44 Miliar di 2025 Berkat Transformasi Bisnis dan Efisiensi Operasional

bytedaily - PT Phapros Tbk berhasil membalikkan keadaan dari kerugian menjadi mencetak laba bersih sebesar Rp27,44 miliar pada tahun 2025. Perubahan positif ini didorong oleh strategi transformasi bisnis yang komprehensif, peningkatan efisiensi operasional, serta penataan portofolio produk.

Kinerja laba bersih tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 109 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang masih membukukan rugi Rp290,63 miliar. Peningkatan pendapatan perseroan mencapai Rp940,88 miliar, naik 26,34 persen secara tahunan, yang merata di seluruh lini produknya, termasuk obat bebas, obat generik berlogo, dan segmen ethical.

Selain lonjakan penjualan, Phapros juga berhasil menekan biaya secara signifikan. Beban pokok penjualan turun menjadi Rp448,37 miliar dari sebelumnya Rp474,03 miliar, sementara beban usaha menyusut menjadi Rp406,43 miliar dari Rp476,12 miliar. Penurunan rasio beban pokok terhadap penjualan menjadi 47,65 persen mengindikasikan peningkatan efisiensi produksi dan margin laba yang lebih baik.

Plt Direktur Utama PT Phapros Tbk, Ida Rahmi Kurniasih, menyatakan bahwa fundamental bisnis yang diperbaiki ini menjadi pijakan kuat untuk profitabilitas yang berkelanjutan di masa mendatang. Perseroan juga melaporkan penurunan total kewajiban menjadi Rp959,70 miliar, peningkatan ekuitas menjadi Rp427,47 miliar, dan arus kas operasi yang positif sebesar Rp123,75 miliar.

Langkah strategis Phapros ke depan akan berfokus pada penguatan inovasi produk, seperti pengembangan obat anti tuberkulosis dosis harian dan produk kesehatan pria berbasis teknologi orodispersible film, serta perluasan distribusi untuk menjaga momentum pertumbuhan penjualan dan profitabilitas.