bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:04 WIB

PNM dan BRINS Dukung Pemulihan Usaha Perajin Tenun Sade

Redaksi 01 Oktober 2026 9 views
PNM dan BRINS Dukung Pemulihan Usaha Perajin Tenun Sade
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PNM dan BRI Insurance (BRINS) melanjutkan pendampingan bagi warga Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang terdampak kebakaran pada Agustus lalu. Setelah menyalurkan bantuan untuk kebutuhan dasar, dukungan berikutnya diarahkan untuk membantu warga memulihkan usaha.

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah, tempat usaha, dan alat kerja sebagian warga. Heppy Susanti, nasabah PNM Mekaar yang telah bergabung selama lima tahun, termasuk warga yang kehilangan rumah dan tempat untuk memproduksi serta menjual kain tenun.

Pada tahap awal pemulihan, PNM menyalurkan peralatan dapur dan kebutuhan keluarga. Bantuan kemudian dilanjutkan dengan alat tenun, mesin jahit industrial, dan gawangan untuk mendukung kembali kegiatan produksi. PNM juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga dan anak-anak.

Heppy menyampaikan bahwa bantuan awal diberikan PNM dua hari setelah kebakaran. Ia juga mengatakan telah menerima manfaat bantuan asuransi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berharap peralatan yang diberikan dapat membantunya kembali menenun serta memperoleh penghasilan.

Di Desa Sade terdapat 56 nasabah binaan PNM Mekaar yang menjalankan usaha tenun, kerajinan, dan penjualan kain khas Sade. Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan pemulihan perlu mencakup upaya untuk membantu masyarakat membangun kembali sumber penghidupan, bukan hanya memenuhi kebutuhan sementara.

Pembayaran klaim asuransi dari BRINS menjadi bagian dari dukungan bagi nasabah terdampak untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menata kembali usaha. PNM juga menyiapkan pendampingan lanjutan melalui program pemberdayaan, termasuk penguatan usaha lewat klasterisasi.

Desa Adat Sade dikenal dengan rumah tradisional dan kerajinan tenunnya. Bagi warga, kegiatan menenun tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga bagian dari keterampilan yang diwariskan antargenerasi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.