bytedaily
Selasa, 07 Juli 2026 - 14:34 WIB

Potensi Ekonomi Haji Capai Rp 80 Triliun, Pemerintah Fokus Perkuat Produk Lokal dan Investasi

Redaksi 07 Juli 2026 3 views
Potensi Ekonomi Haji Capai Rp 80 Triliun, Pemerintah Fokus Perkuat Produk Lokal dan Investasi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) tengah berupaya memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor haji dan umrah yang diperkirakan mencapai Rp80 triliun setiap tahunnya. Fokus utama pengembangan ekosistem ini adalah pada produk lokal, investasi, serta pemanfaatan platform digital.

Menurut Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, pengembangan ekosistem ekonomi haji bertujuan untuk memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji memberikan manfaat tidak hanya dari segi pelayanan spiritual, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian nasional. Hal ini diwujudkan dengan meningkatkan partisipasi produk, jasa, dan pelaku usaha dalam negeri.

Pemerintah secara berkelanjutan memperkuat program-program strategis untuk mendongkrak kontribusi sektor haji dan umrah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah-langkah tersebut mencakup penguatan rantai pasok, dorongan penggunaan produk-produk asli Indonesia, serta pengembangan investasi pada sektor-sektor yang menunjang penyelenggaraan ibadah haji.

Salah satu inisiatif konkret adalah upaya peningkatan ekspor produk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji dan umrah. Hingga kini, pemerintah telah berhasil mendorong ekspor 28 jenis bumbu Nusantara dengan total volume lebih dari 300 ton, serta telah menyediakan sekitar 3,1 juta paket makanan siap saji bagi para jamaah.

Lebih lanjut, Ditjen PE2HU juga mengembangkan sektor transportasi dan pariwisata. Salah satu strateginya adalah mengoptimalkan penerbangan kosong (empty flight) untuk menarik wisatawan dari kawasan Timur Tengah berkunjung ke Indonesia. Program kolaboratif ini telah berhasil melayani 1.723 penumpang dan terus diupayakan peningkatannya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.