bytedaily
Minggu, 12 Juli 2026 - 22:04 WIB

Prabowo Targetkan Produksi Bensin Nabati dalam 4 Tahun

Redaksi 12 Juli 2026 3 views
Prabowo Targetkan Produksi Bensin Nabati dalam 4 Tahun
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimisme bahwa Indonesia dapat memproduksi bensin yang berasal dari tanaman dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun mendatang. Pengembangan bahan bakar nabati ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan para petani, tetapi juga memperkuat kemandirian energi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam pidatonya pada acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta pada Minggu (12/7). Ia menyoroti keberhasilan pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak melalui program biodiesel B50 yang memanfaatkan minyak sawit sebagai bahan baku.

"Baru beberapa hari yang lalu kita launching B50, solar 50 persen dari kelapa sawit. Petani kelapa sawit ada di Indonesia, minyak kelapa sawit di Indonesia. Mulai bulan ini kita tidak impor lagi solar dari luar negeri," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya mengembangkan bensin yang berasal dari tanaman, termasuk kelapa sawit, singkong, jagung, dan sorgum. "Profesor-profesor kita sekarang sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit. Etanol dari singkong, dari jagung, dari sorgum. Jadi saya harap dalam tiga sampai empat tahun lagi kita nanti juga bisa menghasilkan bensin dari tanaman," tuturnya.

Menurut Prabowo, keberhasilan program ini akan memberikan dampak positif langsung kepada petani dengan tersedianya pasar baru untuk komoditas pertanian mereka sebagai bahan baku energi. "Berarti petani singkong akan hidup makmur. Petani jagung akan hidup makmur. Petani-petani di seluruh Indonesia akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan untuk keluarganya sendiri," katanya.

Prabowo menegaskan bahwa pengembangan energi yang bersumber dari daya domestik merupakan bagian integral dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus menekan angka impor bahan bakar.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.