bytedaily
Jumat, 22 Mei 2026 - 02:53 WIB

Profil Viona Amalia: Kisah Juara Kickboxing yang Berani Lawan Pelecehan Seksual

Redaksi 10 Maret 2026 9 views
Profil Viona Amalia: Kisah Juara Kickboxing yang Berani Lawan Pelecehan Seksual
Ilustrasi: Profil Viona Amalia: Kisah Juara Kickboxing yang Berani Lawan Pelecehan Seksual

bytedaily - Viona Amalia Adinda Putri, seorang atlet kickboxing berprestasi asal Jawa Timur, kini menjadi sorotan publik atas keberaniannya melaporkan dugaan pelecehan seksual yang menimpanya. Atlet kelahiran 25 Juni 2001 ini dikenal sebagai salah satu talenta muda berbakat di dunia bela diri, khususnya kickboxing dan MMA.

Perjalanan karier Viona di kancah olahraga bela diri terbilang luar biasa. Ia telah mengukir berbagai prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu pencapaian tertingginya adalah raihan medali emas dan perak pada ajang GAMMA World Mixed Martial Arts Championships 2023 di Bangkok, Thailand. Viona berhasil membawa pulang emas di kelas 47,6 kg nomor Female Striking MMA setelah mengalahkan petarung asal Tiongkok, Gao Huan Jun.

Di tingkat nasional, Viona juga mencetak sejarah dengan meraih medali emas di kategori Full Contact -48 kg Putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Prestasi ini menjadi yang pertama bagi kickboxing Jawa Timur dalam meraih emas di kategori tersebut pada ajang PON, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet kickboxing terbaik Indonesia.

Di balik gemerlap prestasinya, Viona mengungkap pengalaman pahit dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh pelatihnya yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia Jawa Timur berinisial WPC. Viona mengaku sempat ragu untuk bersuara karena posisi terlapor yang memiliki kekuasaan dalam organisasi olahraga.

Laporan resmi ke kepolisian baru dilakukan pada Januari 2025, setelah sebelumnya melapor kepada manajer tim nasional kickboxing pada tahun yang sama. Polda Jawa Timur kemudian menetapkan WPC sebagai tersangka pada Februari 2026. Kasus ini membuka isu penting mengenai pelecehan seksual di dunia olahraga, dan keberanian Viona diharapkan dapat memberikan dorongan bagi korban lain untuk berani bersuara dan mencari keadilan.