bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 11:18 WIB

Pupuk Indonesia: Surplus Urea Lokal Jadi Tameng Hadapi Gejolak Timur Tengah

Redaksi 17 April 2026 14 views
Pupuk Indonesia: Surplus Urea Lokal Jadi Tameng Hadapi Gejolak Timur Tengah
Ilustrasi: Pupuk Indonesia: Surplus Urea Lokal Jadi Tameng Hadapi Gejolak Timur Tengah

bytedaily - PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan produksi pupuk nasional, bahkan di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Strategi utama yang dijalankan adalah memperkuat kemandirian bahan baku, terutama gas alam domestik, yang menjadi tulang punggung stabilitas produksi pupuk nasional.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira, ketersediaan gas alam yang memadai dari dalam negeri membuat Indonesia tidak rentan terhadap potensi gangguan rantai pasok global. Ia mencontohkan, risiko yang mungkin timbul dari Selat Hormuz, yang berpotensi mengganggu sekitar 30 persen pasokan urea dunia, tidak akan berdampak signifikan terhadap produksi pupuk di Indonesia. Hal ini didukung oleh kapasitas produksi yang kuat dan pasokan bahan baku yang terjamin.

Lebih lanjut, Pupuk Indonesia menargetkan produksi urea sebesar 7,8 juta ton pada tahun 2026, sementara kebutuhan domestik diperkirakan mencapai 6,3 juta ton. Surplus produksi ini tidak hanya menjamin ketersediaan pupuk untuk petani lokal, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pemain yang dapat berkontribusi dalam menstabilkan pasokan urea di pasar global, dengan prioritas utama tetap pada pemenuhan kebutuhan dalam negeri.