bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 10:35 WIB

Rahasia di Balik 'Rich Corinthian Leather' Chrysler yang Sukses Memukau Konsumen Amerika

Redaksi 05 Mei 2026 10 views
Rahasia di Balik 'Rich Corinthian Leather' Chrysler yang Sukses Memukau Konsumen Amerika
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, nama "Corinthian Leather" yang dipopulerkan oleh Chrysler pada tahun 1970-an merupakan salah satu contoh paling sukses dari strategi pemasaran di industri otomotif. Meskipun kualitas kulit yang digunakan tidak istimewa, nama tersebut berhasil menciptakan persepsi eksklusivitas dan kemewahan di benak konsumen Amerika Serikat.

Chrysler menciptakan nama "Corinthian Leather" bukan karena kulit tersebut berasal dari kota Korintus di Yunani kuno atau dibuat dengan gaya khas Korintus. Faktanya, kulit tersebut hanyalah produk berkualitas baik yang diproduksi oleh Radel Leather Manufacturing Company di Newark, New Jersey. Namun, pemilihan nama yang terdengar eksotis dan berakar pada sejarah Yunani kuno terbukti sangat efektif dalam membuat produk ini tampak istimewa di mata publik.

Keberhasilan kampanye pemasaran "Corinthian Leather" ini menunjukkan kekuatan penamaan dalam membentuk persepsi konsumen. Fenomena serupa terlihat pada merek es krim premium Häagen-Dazs, yang namanya tidak memiliki arti spesifik namun berhasil menciptakan citra mewah. Perlu dicatat, strategi ini muncul pada tahun 1974, jauh sebelum era internet di mana konsumen dapat dengan mudah memverifikasi klaim produsen.

Untuk mempromosikan kulit buatannya, Chrysler menggandeng agensi pemasaran Bozell, yang juga dikenal dengan kampanye ikonik seperti "Got Milk" dan "Pork, the other white meat." Bersama Bozell, Chrysler tidak hanya menciptakan nama "Corinthian Leather" tetapi juga memilih juru bicara yang tepat: aktor Ricardo Montalbán. Dengan karisma, suara merdu, aksen menawan, serta penampilan yang menarik, Montalbán menjadi wajah dari "Corinthian Leather" dan Chrysler selama lebih dari satu dekade. Kemitraan ini menjadi begitu ikonik sehingga Montalbán dikenal sama terkenalnya sebagai bintang iklan mobil seperti perannya di layar kaca.

Iklan-iklan tersebut sangat sukses dan nama "Corinthian Leather" begitu melekat pada citra kemewahan otomotif Amerika. Bahkan, ketika ditanya langsung oleh David Letterman dalam sebuah acara televisi nasional, Montalbán mengakui bahwa nama tersebut tidak memiliki arti khusus, melainkan hanya dipilih karena terdengar bagus saat diucapkan. "Hanya saja kami menemukan kulit yang bagus dan membutuhkan nama yang terdengar bagus saat saya mengucapkannya," ujar Montalbán, seraya menambahkan "Tidak ada artinya" ketika ditanya apakah nama itu memiliki makna tertentu.

Meskipun pengakuan tersebut disiarkan di salah satu acara bincang-bincang larut malam paling populer di Amerika, "Corinthian Leather" tetap bertahan dalam kesadaran budaya Amerika. Istilah ini terus diasosiasikan dengan kulit berkualitas tinggi dalam berbagai media, termasuk film dan televisi, bahkan digunakan dalam iklan perusahaan lain, seperti yang dilakukan Coca-Cola pada tahun 2003.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.