bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Rob Dahm sedang mengerjakan sebuah proyek unik dengan memodifikasi Mazda Miata generasi NA (1989) menjadi mobil berbobot sangat ringan dengan mesin rotary turbocharged satu rotor. Proyek ini merupakan eksperimen minimalis yang bertujuan untuk menguji batas performa dan kesenangan berkendara pada platform sekecil Miata.
Rob Dahm dikenal sebagai builder yang telah membangun Mazda bertenaga besar selama beberapa dekade. Namun, proyek Miata kali ini merupakan sebuah latihan menahan diri, berbeda dari biasanya yang seringkali menggunakan mesin rotary dengan banyak rotor dan menghasilkan tenaga empat digit. Dengan mesin rotary satu rotor yang mampu berputar hingga 9.000 RPM dan menggunakan boost 19 psi, Dahm berupaya menciptakan mobil yang lebih ringan dan bertenaga.
Jalopnik.com menyoroti proyek Dahm dalam seri baru mereka yang bertajuk "Wrenchers You Should Know", yang memperkenalkan para builder berbakat yang mungkin belum banyak dikenal. Seri ini bertujuan untuk menampilkan para builder independen yang menciptakan karya unik, berbeda dari konten otomotif sponsor besar yang mendominasi.
Mazda Miata NA sendiri dikenal sebagai sasis yang sangat disukai para penggemar otomotif karena dinamikanya yang ringan dan konektivitas antara pengemudi dan mobil. Bobot standar Miata NA sekitar 2.200 pounds (sekitar 998 kg) dengan mesin 1.6 liter empat silinder yang menghasilkan 115 tenaga kuda. Mesin rotary sendiri secara inheren lebih ringan dibandingkan mesin piston konvensional. Dikatakan bahwa mesin empat silinder standar Miata dengan semua aksesori terpasang memiliki bobot sekitar 290 pounds (sekitar 131 kg), dan mesin rotary diproyeksikan akan lebih ringan dari itu.
Proyek ini bukan sekadar tentang mencari jawaban, melainkan pertanyaan "mengapa tidak?". Dahm bertekad untuk membuktikan bahwa Miata dapat ditingkatkan melampaui formula standarnya, dan ia melakukannya tanpa terburu-buru, membiarkan pekerjaan diselesaikan sesuai waktu yang dibutuhkan, bahkan jika itu berarti menghabiskan berminggu-minggu untuk menyetel mesin rotarynya.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.