bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, mantan pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengkritik posisi Real Madrid terkait kasus Negreira yang tengah mendominasi sepak bola Spanyol. Koeman menanggapi komentar Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang menggelar konferensi pers kontroversial mengenai dugaan pengaturan wasit dan penyelidikan kasus Negreira.
Dalam konferensi persnya, Perez mengkritik keras Barcelona dan otoritas sepak bola Spanyol, serta menuntut kejelasan lebih lanjut mengenai kasus tersebut. Perez menyatakan, "Saya tidak datang ke sini agar wasit memperkaya diri dengan uang Barcelona." Ia juga menyebut kasus Negreira sebagai skandal terbesar dalam sejarah, menyoroti pembayaran yang telah berlangsung selama dua dekade.
Komentar Perez tersebut semakin memperkeruh suasana di antara kedua klub raksasa Spanyol tersebut. Koeman, yang kini menukangi tim nasional Belanda, turut angkat bicara. Ia mengakui tekanan yang ada di klub sebesar Real Madrid, namun menyarankan bahwa reaksi klub tersebut saat ini lebih disebabkan oleh kekecewaan karena gagal bersaing di level yang diharapkan.
"Real Madrid adalah klub besar, di mana memenangkan trofi adalah keharusan, dan musim ini sangat buruk bagi mereka. Hal-hal telah terjadi yang seharusnya tidak terjadi," ujar Koeman.
Lebih lanjut, Koeman menegaskan bahwa kesuksesan domestik Barcelona dalam dua musim terakhir diraih atas dasar prestasi olahraga. Ia menyatakan, "Anda tidak bisa mengkritik Barcelona karena memenangkan dua gelar terakhir; mereka bermain lebih baik dari yang lain dan lebih unggul."
Koeman menutup kritiknya dengan menekankan pentingnya sportivitas. "Jika Anda kalah, Anda harus menghormati lawan dan tidak mencari alasan. Ini bukan masalah wasit atau hal lain," pungkasnya, seperti dikutip dari AS.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.