bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:04 WIB

RUPSLB Telkom Tunjuk Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama

Redaksi 01 Oktober 2026 16 views
RUPSLB Telkom Tunjuk Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) merombak jajaran pengurus melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (30/9/2026). Rapat tersebut memutuskan pemberhentian Dian Siswarini dari jabatan Direktur Utama dan menunjuk Nanang Hendarno sebagai penggantinya.

Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama, Nanang menjabat Direktur Network Telkom. Lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 1991 itu pernah menjadi CEO PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia pada 2022–2025, Chief of Technology PT Telekomunikasi Indonesia International pada 2016–2022, serta Executive General Manager Divisi Service Operation Telkom pada 2015–2016.

RUPSLB juga menetapkan Radita Ali Putra sebagai Direktur Wholesale & International Service untuk menggantikan Budi Satria Dharma Purba, yang kini menjabat Direktur Network. Selain itu, Karim Siregar ditunjuk sebagai Direktur IT Digital Telkom menggantikan Faizal Rochmad Djoemadi.

Dian mulai menjabat Direktur Utama Telkom pada Mei 2025, menggantikan Ririek Adriansyah yang menduduki posisi tersebut sejak 2019. Sebelum bergabung dengan Telkom, Dian merupakan Direktur Utama PT XL Axiata Tbk. Ia memulai karier di XL Axiata pada 1996 dan pernah menjabat Network Services Director hingga 2011. Dian, yang menjadi Presiden Direktur sekaligus CEO XL Axiata sejak 2015, mengundurkan diri pada 3 Desember 2024.

Dalam daftar susunan terbaru yang tercantum, Arthur Angelo Syailendra menjabat Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, sedangkan Seno Soemadji menjadi Direktur Strategic Business Development & Portfolio. Radita Ali Putra tercatat sebagai Direktur Wholesale & International Service.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.