bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

S&P Pertahankan Peringkat RI: Menkeu Purbaya Pastikan Defisit APBN 2025 Menyempit ke 2,8% PDB

Redaksi 17 April 2026 15 views
S&P Pertahankan Peringkat RI: Menkeu Purbaya Pastikan Defisit APBN 2025 Menyempit ke 2,8% PDB
Ilustrasi: S&P Pertahankan Peringkat RI: Menkeu Purbaya Pastikan Defisit APBN 2025 Menyempit ke 2,8% PDB

bytedaily - Lembaga pemeringkat global Standard & Poor's Global Ratings (S&P) memutuskan untuk mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB dengan proyeksi stabil. Keputusan ini diambil setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan jaminan mengenai komitmen pemerintah dalam mengendalikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta rasio pembayaran utang terhadap pendapatan negara.

Dalam pertemuan dengan S&P, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kekhawatiran lembaga tersebut terutama tertuju pada rasio pembayaran utang terhadap pendapatan pajak. Namun, ia menekankan bahwa kondisi fiskal Indonesia saat ini masih terkendali dan belum mencapai level yang membahayakan. Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa defisit APBN Tahun Anggaran 2025 diproyeksikan menyempit dari realisasi sementara 2,92 persen PDB menjadi 2,8 persen PDB setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Upaya perbaikan penerimaan negara, khususnya di sektor pajak, kepabeanan, dan cukai, terus digencarkan untuk APBN 2026. Kinerja positif terlihat dari pertumbuhan penerimaan pajak yang mencapai sekitar 30 persen pada dua bulan pertama 2026 dan 20,7 persen pada bulan Maret. Pertumbuhan ekonomi yang membaik pada triwulan IV-2025 dan indikasi pemulihan aktivitas ekonomi secara umum turut menjadi faktor penting yang diapresiasi oleh S&P dalam mempertahankan outlook stabil peringkat Indonesia.